Doa Iftitah
Doa merupakan sebuah ungkapan dan harapan seorang hamba kepada Tuhannya dengan tujuan dapat terkabulnya suatu keinginannya. Ibadah yang sering dilakukan karena dinilai menyejukkan hati ini memberikan kenikmatan tersendiri bagi yang mengutarakannya dengan sungguh-sungguh. Selain itu, doa juga mengingatkan bahwa tiada tempat terbaik untuk bergantung kecuali Allah SWT
Salah satu doa yang dibacakan setiap kali melaksanakan salat adalah doa iftitah. Secara istilah iftitah memiliki arti pembukaan. Karena itu, doa ini digunakan sebagai alat pembukaan dalam setiap salat yang dilaksanakan oleh seorang Muslim. Doa iftitah ini dibaca setelah takbiartul ikhram. Doa ini dibaca dalam salat wajib dan salat sunah. Berikut hal yang perlu Anda ketahui mengenai doa iftitah

Hukum Membaca Doa Iftitah

Hukum Membaca Doa Iftitah

Hukum membaca doa iftitah adalah sunah hayyiah, dibaca secara lirih tanpa mengeluarkan suara yang cukup keras (hanya didengarkan oleh diri sendiri). Dengan demikian Anda tidak perlu melakukan sujud sahwi jika tidak sempat membacanya. Hal tersebut terangkum dari hadis sahih Riwayat Abu Daud dan Hakim, yang artinya sebagai berikut

“Salatnya seseorang tidak akan sempurna hingga ia melakukan takbir memuji Allah SWT dan menyanjungnya kemudian membaca Alquran yang mudah baginya” (HR Abu Daud dan Hakim)

Dalam hadis tersebut menyebutkan bawah salat tidak akan sempurna jika tidak membaca doa iftitah. Selain itu juga disebutkan dalam beberapa sumber seperti Ibnu Qudamah 2/141-142,Abdurahman Al jaziri 1/231, Fatawa Arkanil Islam, Kitabul Fiqhi Ala Madzahibil Arba’ah, Fiqhus Sunnah, Syeikh Utsaimin 317, dan Sayyid Sabiqq 1/109-111

Doa Iftitah Latin

Doa Iftitah Latin

Doa iftitah sering dibacakan dengan bacaan yang berbeda, namun tetap memiliki makna inti yang sama. Berikut akan dijabarkan doa dalam latin untuk Anda yang lebih mudah membacakannya dalam bahasa latin. Doa di bawah ini merupakan doa iftitah yang sering dibacakan oleh seorang muslim,
a. Doa Iftitah dalam latin (Nahdalatul Ulama)
Allahu Akbaru kabirau wal hamdulillahi kathira, wa Subhanallahi bukratan wa asila. Innii wajjahtu wajhiya lillazi fatharas samaawaati walardha haniifa muslimaw wa maa anaa minal mushrikin. Inna salaati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi Rabbil ‘aalamin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin

b. Doa Iftitah dalam latin (Muhammadiyah)
Allahumma baa’id bainii wa baina khothooyaaya kamaa baa-’ad-ta bainal masyriqi wal maghrib. allahumma naq-qinii min kho-thooyaa-ya kamaa yunaq-qots tsaubulabyadhu minad-danas. allahum-magh-silni min kho-thoo-yaa-ya bits-tsal-ji wal maa-i wal barad

Doa Iftitah Arab dan Terjemahan

Doa Iftitah Arab dan Terjemahan

Doa iftitah yang memiliki hukum sunah maka akan lebih baik untuk dibacakan. Terdapat beberapa macam doa iftitah menurut riwayat hadis sahih yang dibacakan oleh Rasulullah SAW. Beberapa di antaranya sebagai berikut

a. Doa iftitah 1
Doa ini merupakan salah satu doa ifttiah yang sering dipakai oleh orang muslim dalam menjalankan salat, terutama oleh orang NU.
Berikut merupakan doa iftiah dalam arab

Doa Iftitah 1

Artinya,
“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Allah Maha Suci dalam pagi hari dan petang. Aku menghadapkan wajah ku kepada Tuhan yang telah membentuk langit dan bumi dengan segala rasa patuh dan kepasrahan dari dalam diri, dan aku bukan lah termasuk orang-orang musyrik (orang yang menyekutukanNya). Sungguh salat,ku, ibadah ku, hidup, dan matiku hanyalah milik Allah SWT, Tuhan semesta alam dan tidak ada satu pun sekutu bagiNya. Semua itu aku diperintahkan olehNya dan aku termasuk orang-orang muslim.

b. Doa Iftitah 2

Doa Iftitah 2

Doa di bawah ini juga sering dibacakan dalam salat oleh setiap orang muslim, khususnya Muhammadiyah. Berikut merupakan lafadz doa iftitah dalam arab,

Artinya,
Ya Allah ya Tuhanku, jauhkanlah hamba dengan kesalahan-kesalahan sebagaimana Engkau telah menjauhkan layaknya timur dan juga barat. Ya Allah ya Tuhanku, bersihkan lah kesalahan-kesalahan ku sebagaimana pakaian yang putih dan bersih yang telah disucikan dari kotoran yang menempel. Ya Allah ya Tuhanku, cuci lah kesalah-kesalahku menggunakan air, salju, dan air dingin (embun)

c. Doa Iftitah 3

Doa Iftitah 3

Artinya, Aku hadapkan wajah ku kepada Zat yang telah menciptakan langit dan bumi, sebagai seorang muslim yang ikhlas dan aku bukanlah termasuk orang yang menyekutukannya. Sesungguhnya salat ku, ibada hku, hidupku, dan matiku, semata-mata hanyalah untuk Allah SWT Pencipta semesta alam. Tiada satupun sekutu bagiNya.

Karena itu, aku menjalankan perintahNya dan berserah diri hanya kepadaNya. Ya Allah, hanya Engkaulah yang Maha Penguasa. Tiada yang patut disembah selain Engkau Tuhanku. Mahasuci Engkau dan Engkau Maha Terpuji. Akulah hamba dan Engkaulah Tuhanku. Aku telah menodai diriku dengan dosa-dosa yang telah kulakukan.

Maka dari itu, ampunlah dosa-dosaku. Sungguh tiada yang dapat mengampuni dosa-dosaku selain Engkau. Tunjukkanlah aku menuju akhlak yang paling baik. Karena hanya Engkau yang yang dapat menunjukkanNya. Dan jauhkalah dariku akhlak yang tidak baik, karena hanya Engkau yang dapat menjauhkannya. Aku akan menjalankan segala perintahMu dan aku akan mengabdi dan pada agamaMu.

Sesungguhnya segala kebaikan berada di tanganMu. Sedangkan keburukan bukan suatu hal yang datang dariMu. Orang yang lurus jalannya hanyalah orang yang telah Engkau beri petunjuk. Aku akan berpegang teguh kepadaMu. Tiada keberhasilan dan jalan keluar kecuali berasal dariMu. Maha suci Engkau dan Maha Tinggi Engkau Tuhanku. Aku memohon ampun dariMu dan aku sungguh bertaubat kepadaMu (HR Mulim 2/185-186)

d. Doa iftitah 4

Doa Iftitah 4

Artinya, Aku hadapkan wajaku kepasa Zat yang telah menciptakan langit dan bumi, sebagai seorang muslim yang ikhlas dan aku bukanlah termasuk golongan yang menyekutukanNya, Sungguh salat ku, ibadah ku, hidup, dan matiku, semata-mata hanyalah untuk Allah SWT Tuhan semesta alan. Tiada sekutu bagiNya.

Karena itu, aku menjalankan segala perintahNya, dan aku berserah diri kepadaNya, Ya Allah, hanya Engkaulah yang Maha Penguasa, tiada yang patut disembah selain Engkau. Engkaulah Mahasuci dan Engkaulah Maha Terpuji ( HR. An Nasa-i, 1/143)

e. Doa iftitah 5

Doa Iftitah 5

Artinya, Sesungguhnya salat ku, ibadah ku, hidup, dan matiku, semata-mata hanyalah untuk Allah SWT, Tuhan Semesta alam. Tiada sekutu bagiNya. Karena itu, aku menjalankan perintahNya, dan aku berserah diri hanya kepadaNya.

Ya Allah, tunjukkanlah padaku amal dan akhlak yang paling baik. Karena tiada yang dapat menunjukkan kepadaku pada amal dan akhlak baik kecuali Engkau. Jauhkan pula aku dari amal dan akhlak yang buruk. Karena sungguh tiada yang dapat menjauhkanku dari akhlak dan amal buruk kecuali Engkau ( HR An Nasa-i 1/141, Ad Daruquthni 112)

f. Doa Iftitah 6

Doa Iftitah 6

Artinya, Maha Suci Engkau ya Allah ya Tuhanku. Aku mensucikan namaMu dengan selalu memujiMu. NamaMu sungguh penuh berkah. Maha tinggi Engkau ya Tuhanku. Tiada yang patut disembah selain Engkau semata (HR Abu Dud 1/124, An Nasa-i 1/1443, At Tirmidzi 2/9-10, Ad Darimi 1/282, Ibnu Maajah 1/268)

g. Doa iftitah 7

Doa Iftitah 7

Artinya, Maha Suci Engkau ya Allah ya Tuhanku. Aku mensucikan namMu dengan selalu memujiMu. NamaMu sungguh penuh berkah. Maha tinggi Engkau ya Tuhanku. Tiada yang patut disembah selain Engkau semata. Tiada yang patut disembah selain Allah SWT (3 kali), Allah Maha Besar (3 kali) (HR Abu Dauh 1/124)

h. Doa iftitah 8

Doa Iftitah 8

Artinya, Allah besar dengan selaga kebesaranNya, segala puji bagi Allah dengan segala pujianNya. Maha suci Allah dalam pagi hari maupun petang hari (HR. Muslim 2/99)

i. Doa iftitah 9

Doa Iftitah 9

Artinya, Segala puji bagi Allah SWT dengan segala pujianNya, pujian yang melimpah, pujian yang paling baik dan pujian yang dipenuhi oleh keberkahan di dalamnya (HR Mulsim 2/99)

j. Doa iftiah 10

Doa Iftitah 10

Artinya, Ya Allah, Tuhannya malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil. Tuhan yang menciptakan langit dan juga bumi. Yang Maha mengetahui hal gaib dan juga nyata. Sungguh Engkaulah hakim di antara hamba-hambaMu dalam hal yang mereka pertentangkan (perselisihkan). Tunjukanlah kepadaku kebenaran dalam apa yang dipertentangkan (di perselisihkan) dengan izinMu. Sesungguhnya hanya Engkau yang memberikan petunjuk menuju jalan yang lurus, kepada siapa pun yang Engkau Kehendaki

Makna Doa Iftitah

Makna Doa Iftitah

Pembacaan doa iftitah juga memiliki makna tersendiri bagi siapapun yang membacanya. Berikut merupakan makna dari doa iftitah
a. Iftitah merupakan sebuah doa kunci sebagai pembuka dalam melaksanakan salat. Karenanya, kandungannya berisi seperti laporan akan kedatangan dalam memenuhi panggilan Allah SWT, seperti yang tertera pada potongan ayat berikut

Artinya, “Ku hadapkan mukaku kepada Zat yang telah menjadikan langit dan bumi”

Sebagaimana tertera pada ayat di atas, disebutkan bahwa penghadapan muka, bukan muka secara fisik tetapi muka batin yang menghadap kepada Allah SWT. Setelah melaporkan atas kedatangan diri atas panggilan Allah SWT, orang salat kemudian akan memberikan pengakuan sebagaimana ayat berikut

Artinya, “…dengan condong dan berserah, aku bukan lah termasuk orang yang musyrik”

Potongan ayat doa iftitah di atas menjelaskan akan pengakuan seorang hamba akan kebesaran Tuhannya, seorang hamba yang berserah diri hanya kepada Tuhannya. Barang siapa yang memposisikan diri lebih besar dari Tuhannya dan berserah diri selain kepada Allah maka ia termasuk golongan orang musyrik.

Karena itu penting untuk untuk menata da mengelola hati terlebih dahulu sebelum membacakan doa ini. Setelah melaporkan kedatangan dan melakukan pengakuan, seseorang kemudian berjanji akan posisi berbagai laku ibadahnya sebagaimana ayat berikut

Artinya, sesungguhnya salat ku, ibadah ku, hidup, dan juga matiku hanya milik Allah SWT, tidak ada sekutu baginya. Demikianlah aku diperintah, dan aku termasuk orang-orang muslim.

Potongan ayat doa iftitah di atas merupakan bentuk kepasrahan diri total kepada Allah SWT. Tiada kemampuan pun kepemilikan dalam dirinya. Seluruh hidup, mati, ibadah, dana segala amalperbuatan yang dilakukan semua dikemablaikan kepada Allah SWT. Doa ini juga merupakan pembuka pintu langit dan pintu komunikasi seorang hamba dengan Tuhan.

Keutamaan Doa Iftitah

Keutamaan Doa Iftitah

Doa iftitah yang dibacakan dalam salat memiliki keutamaan tersendiri, di antaranya adalah agar tidak terus menerus melakukan sebuah perintah yang dilanggar oleh Allah SWT. Jika terdapat banyak dosa yang sudah melekat dalam diri, maka doa iftitah merupakan permohonan untuk menjauhkan dari dosa itu dan menghilangkan bekasnya sehingga dapat memiliki hati yang lebih bersih

Rahasia Keindahan dalam Doa Iftitah

Rahasia Keindahan Dalam Doa Ifitah

Ulama islam menjelaskan bahwa seseorang yang benar-benar memahami dan memaknai doa apa yang diucapkan dalam salat dengan hati, maka sesungguhnya ia akan mendapatkan mutiara. Mutiara yang dimaksud disini ialah faedah mengenai nama dan sifat Allah dalam setiap salatnya.

Ibnu Qoyyim Rahimullah pernah pula menerangkan bahwa “ Di sinilah adanya suatu keajaiban di antara keajaiban nama dan sifat Allah, ialah bagi orang yang dengan setulus hati memahami dan memaknai Alquran. Cerahnya iman meneguhkan dan menyentuh hatinya, sehingga ia akan menemukan bahwa nama dan sifat Allah sungguh penuh penghayatan.

Salah satu contoh doa iftitah yang perlu direnungi ialah ayat dengan arti “ Sungguh Maha suci Engkau, ya Allah. Ku sucikan Engkau dengan selalu memujiMu, memuji namaMu yang penuh berkah, Maha Tinggi akan KeagnganMu. Sungguh tiada yang berhak disembah kecuali Engkau ya Allah (HR A bu Daud dan Al Hakim)

Adab Membaca Doa Iftitah

Adab Membaca Doa Iftitah

Dalam membacakan doa iftitah juga terdapat beberapa adab yang perlu diperhatikan. Dalam kitab klasik tentang doa dan dzikir “Al Adzkar” Iman An Nawawi menjelaskan terdapat adab dalam membacakan doa , berikut penjelsannya
a. Ketika sedang melaksanakan salat sendirian, sunah hukumnya untuk meggabungkan beberapa doa iftitah menjadi satu. Namun, ketika Anda menjadi imam sebaiknya juga memperhatikan keadaan makmumnya. Jika makmum terlihat kurang kuat untuk berdiri terlalu lama misal kaum lansia maka dianjurkan untuk membaca doa iftitah pendek

Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat muslim sebagai berikut
إذا أم أحدكم الناس فليخفف . فإن فيهم الصغير والكبير والضعيف والمريض . فإذا صلى وحده فليصل كيف شاء

Artinya, “Bila seseorang menjadi imam, maka hendaknya dapat meringanan salatnya. Karena, makmum terdapat orang tua, rang lemah, anak kecil, dan juga orang sakit. Bila seseorang salat sendirian, barulah ia dapat berkehendak salat sesuai keinginannya” (HR Muslim: 467)

b. Sebagai makmum masbuk, jika dikhawatirkan tidak dapat membaca surat Al Fatihah dan sudah hendak melakukan rukuk, maka dianjurkan untuk langsung dapat membaca surat Al Fatihah tanpa membaca doa iftitah

Jika sebagai makmum masbuk sudah menemui imam dalam keadaan rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud atau sedang dalam keadaan tahiyat maka dapat langsung mengikuti gerakan imam. Atau juga dapat lansgung membaca apa yang dibacakan imam tanpa perlu membaca doa iftitah
c. Dalam membacakan doa dianjurkan membacanya dengan suara yang lirih (sirr). Jika membaca dengan suara jahr tidak akan membatalkan salat, namun hukumnya adalah makruh.

Salat yang Perlu Membaca Doa Iftitah

Salat yang Perlu Membaca Doa Iftitah

Doa iftitah dibacakan ketika dalam salat-salat antara lain seperti salat wajib, salat sunah rawatib, salat sunah mutlak, salat i’ed, salat gerhana (salat kusuf), salat istisqa atau salat minta hujan, dan beberapa salat sunah lainnya.

Menurut beberapa sumber, terdapat salat yang tidak perlu membaca doa iftitah seperti salat jenazah, salat ied, dan salat malam. Ulama Hanabilah berpandangan bahwa dapat apabila melaksanakan salat sunah lebih dari sekali salam seperti tarawih, salat dhuha, salat sunah rawatib maka sunah membaca doa iftitah setiap dua rakaat (saat memulai salat).

Beberapa pandangan lain juga menyebutkan bahwa doa iftitah dibacakan cukup di awal salat saja. Artinya boleh meninggalkan doa untuk salat sunah dengan salam lebih dari satu kali seperti salat tarawih pada bulan ramadan.

Sekian pembahasan Doa Iftitah, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.