Doa Selamat

Berdoa merupakan salah satu aktivitas yang cukup penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, maka sebagai umat muslim kita semua wajib untuk selalu berdoa kepada Allah. Doa selamat akan menghindarkan diri kita semua dari segala macam bahaya yang ada. Selain sebagai kewajiban, berdoa juga menjadi salah satu bukti cinta kita kepada Allah.

Dengan selalu memanjatkan doa selamat, diri kita juga akan tenang dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Adapun isi serta tujuan dari doa-doa selamat yaitu agar diri kita memiliki pemaknaan yang luas. Berikut akan kami berikan ulasan mengenai doa-doa selamat lengkap dengan arti hingga makna dan keutamaannya.

Doa selamat arab, latin dan terjemahan

Doa selamat arab, latin dan terjemahan

Doa selamat arab, latin dan terjemahan (2)

“Allaahumma innaa nas aluka salaamatangfiddiini wa afiatan filjasadi waziaadatangfil ilmi wabarokatangfirizki wataubatangQoblalmaut warahmatan ingdalmaut wamaghfiratan ba’dal mauut, Allaahumma hawin alaina fi sakarootil mauti wanajata minannaar wal afwa ingdal hisaab. Robbana laatuzigh Qulubana ba’da idz hadaitanaa wahablanaa mil ladungka rohmatan innaka angtal wahhaab. robbanaa aatinaa fiddunyaa hasanataw wafil akhiroti hasanatw waQinaa adzaabannaar,”

Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepadamu keselamatan dalam agama, kesehatan dalam tubuh, bertambah dalam ilmu, dan keberkahan rizki, taubat sebelum mati, mendapat rahmat sebelum mati, dan mendapat pengampunan sesudah mati, Ya Allah ringankanlah saya dari sakaratul maut, lepaskan dari api neraka, Dan mendapat maaf ketika dihisab, Ya allah janganlah engkau goyahkan kami ketika kami sudah mendapat petunjuk, beri kami rahmatmu yang maha pengasih. Ya allah berikan hamba kebaikan didunia dan di akhirat, dan jauhkanlah kami dari api neraka,

Doa mohon keselamatan dunia dan akhirat arab latin dan terjemahan

Doa mohon keselamatan dunia dan akhirat arab latin dan terjemahan

Doa mohon keselamatan dunia dan akhirat arab latin dan terjemahan (2)

Allaahummaqsimlanaa min khasy-yatika amaa tahuulu bihiibainanaa wa baina ma’shiyatika, wamin thaa’atika maa tuballighunaa bihii jannataka, waminal yaqiini maa tuhawwinu bihii’alainaa mashaa’ibaddun-yaa, wamatti’naa bi asmaa’inaa wa abshaarinaa wa quwwatinaamaaahyaytanaa. waj’alhulwaaritsa minna, waj’al tsa’ranaa’alaa man zhalamanaa, wanshurnaa’alaa man aadaanaa. walaa taj’al mushiibatanaa fii diininaa, walaa taj’aliddun-yaa akbara hamminaa walaa mablagha ilminaa walaa tusallith alainaa man laa yakhaafuka walaa yar hamunaa

Wahai allah! tumbuhkanlah pada diri kami rasa takut yang dapat menghalangi kami berbuat maksiat kepada engkau, ke ta’atan yang dapat menyampaikan kami ke surga engkau, dan keyakinan yang dapat meringankan bagi kami cobaan – cobaan dunia. berikanlah kami kenikmatan pendengaran, penglihatan dan kekuatan selama hidup kami. jadikanlah ia (Alquran) sebagai warisan kami. jadikanlah tuntunan balas kami kepada orang yang telah menganiyaya kami. tolonglah kami dalam menghadapi orang – orang yang memusuhi kami. janganlah engkau jadikan bencana kami dalam agama kami. janganlah engkau jadikan dunia ini sebagai cita – cita kami yang terbesar dan jangan pula sebagai tujuan utama ilmu kami. dan janganlah engkau berikan kekuasaan untuk memimpin kami kepada orang – orang yang tidak punya rasa takut kepada engkau dan tidak mengasihani kami. Begitulah bunyi dari doa mohon keselamatan dunia dan akhirat.

Doa untuk memohon keselamatan dan kedamaian

Doa untuk memohon keselamatan dan kedamaian

Doa untuk memohon keselamatan dan kedamaian (2)

Allaahumma ashlihdzaata baininaa wa allif baina quluubinaa wahdinaa subulas salaami wanajjinaa minazhulumaa baarik lanaa fiiasmaa’inaa wa abshaarinaa waquluubinaa wa azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa wa tub’alainaa innaka antat tawwaabur rahiimu. waj’alnaa syaakiriina lini’matika mutsniina bihaa qaabiliina lahaa wa atimmahaa’alaina,

Wahai Allah!  perbaikilah hubungan di antara kami, satukanlah di antara hati – hati kami, tunjukilah kami jalan – jalan keselamatan, selamatkanlah kami dari gelapnya kekufuran kepada cahaya keimanan, dan jauhkanlah kami dari kekejian, baik lahir maupun batin. wahai allah! berkahilah bagi kami pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, pasangan kami (suami / istri) dan anak cucu kami. terimalah tobat kami, sesungguhnya engkaulah maha penerima taubat lagi maha penyayang. jadikanlah kami orang – orang yang pandai bersyukur terhadap nikmat engkau, memuji dan menerimanya, dan sempurnakanlah nikmat tersebut atas kami!

Manfaat doa dalam islam

Manfaat doa dalam islam

Dalam beragama Islam, kita semua diperintahkan untuk senantiasa berdoa kepada Allah. Doa bisa juga diartikan sebagai aktivitas ibadah. Dengan selalu berdoa, maka segala kesulitan hidup kita akan terbantu oleh Allah. Berikut beberapa manfaat doa selamat dalam agama Islam.

  1. Doa mampu merubah takdir

Doa memiliki kekuatan yang sangat besar serta tidak dapat diremehkan. Bahkan juga dijelaskan dalam sebuah hadits shahih, jika keutamana dari berdoa yaitu bisa merubah takdir. Dengan ini maka semisal Anda sedang menghadapi beragam permasalahan hidup, maka  cobalah untuk berdoa. Mintalah petunjuk dari Allah.

Dijelaskan dari Tsauban RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada yang dapat mencegah takdir, kecuali doa. Tidak ada yang dapat menambah umur, kecuali kebaikan. Dan seseorang benar-benar akan dihalangi dari rezeki, disebabkan oleh dosa yang diperbuatnya.” (HR. Al-Hakim).

  1. Dengan berdoa kita akan diberi kekuatan untuk menghadapi musuh

Ketika akan bertemu dengan musuh, maka seseorang tentu akan merasa takut. Untuk itu cobalah untuk berdoa. Kekuatan doa mampu menjadikan hati Anda tenang serta Anda akan lebih berani dalam menjalani tantangan.

  1. Doa merupakan salah satu bentuk ibadah

Ternyata ibadah sangatlah luas bentuknya. Ibadah bukan hanya terbatas pada kegiatan sholat wajib, mengaji serta berpuasa. Berdoa merupakan salah satu ibadah yang bisa Anda lakukan dimana saja. Selain itu berdoa juga bisa mendatangkan kebaikan serta pahala kepada diri kita. Doa selamat adalah salah satu contoh doa yang bisa dilakukan umat muslim.

  1. Berdoa akan menghindarkan diri dari kejelekan

Diriwayatkan dari Abu Sa’id: “Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: Allah akan segera mengabulkan do’anya, Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.”

 

Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad).

  1. Dengan berdoa maka akan mendapatkan rahmat dari Allah

Selain itu, berdoa juga bisa mendatangkan rahmat dari Allah. Seseorang yang senantiasa memanjatkan doa kepada Allah maka tujuan hidupnya akan terasa lebih mudah. Sebagaimana yang sudah diterangkan di dalam Al-Quran.

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf : 55-56)

  1. Dengan berdoa maka akan terhindar dari murka Allah

Seseorang yang jarang memanjatkan doa selamat, atau enggan berdoa ia digolongkan dalam orang yang sombong. Seolah-olah orang tersebut tidak butuh bantuan Allah. Tentunya hal tersebut akan membuat Allah murka.

Untuk itu, maka dengan berdoa akan menghindarkan diri kita dari murka Allah,

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak meminta pada Allah, maka Allah akan murka padanya.” (HR. Tirmidzi).

  1. Berdoa akan mendatangkan beragam manfaat dalam hidup

“Barangsiapa dibukakan pintu doa untuknya, berarti telah dibukakan pula untuknya segala pintu rahmat. Dan tidak dimohonkan kepaia Allah, yang lebih disukai-Nya selain daripada dimohonkan ‘afiyah. Doa itu memberi manfaat terhadap yang telah diturunkan dan yang belum diturunkan. Dan tak ada yang dapat menangkis ketetapan Tuhan, kecuali Doa. Sebab itu berdoa kamu sekalian.” (HR. Al-Tirmidzî).

  1. Dengan berdoa maka keinginan akan dikabulkan

Manakala Anda memiliki keinginan akan sesuatu, maka selain hanya berusaha sebaiknya juga iringi dengan doa. Doa bisa mengabulkan harapan dan akan menjauhkan diri dari kejahatan.

“Tiap Muslim di muka bumi yang memohonkan suatu permohonan kepada Allah, pastilah permohonannya itu dikabulkan Allah, atau dijauhkan Allah daripadanya sesuatu kejahatan, selama ia mendoakan sesuatu yang tidak membawa kepada dosa atau memutuskan kasih sayang.” (HR Al-Thirmidzi).

  1. Doa akan mendekatkan diri kita kepada Allah

Selain membuat harapan terkabul, doa juga bisa membuat kita dekat dengan Allah. Dengan kata lain doa berarti bentuk komunikasi dengan Allah. Dengan doa selamat berarti kita dapat mendekatkan diri kepada Allah.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186).

  1. Dengan berdoa segala urusan akan dipermudah

Manusia memiliki kewajiban untuk selalu berusaha dalam menghadapi segala masalah atau permasalahan dalam hidup. Bukan hanya itu saja, juga harus dibekali dengan sikap sabar dan ikhlas. Untuk itu maka selalu iringi langkah hidup kita dengan senantiasa berdoa.

Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Quran yang artinya: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu“. (QS. Al-Mu’min: 60)

 

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).” (QS. An-Namal : 62)

Waktu Mustajan Untuk Berdoa

Waktu Mustajan Untuk Berdoa

  1. Ketika sepertiga malam terakhir

Ketika semua manusia sedang pulsa, Anda sebaiknya memanfaatkan waktu di sepertiga malam terakhir untuk berdoa. Hal itu dikarenakan waktu tersebut adalah waktu yang penuh berkah.

Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman : “Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.” (H.R. Bukhari, Muslim)

  1. Ketika selesai sholat wajib

Seusai melakukan sholat, sebaiknya kita memanjatkan doa selamat serta doa harapan kita. Karena seusai sholat wajib juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

“Dari abu umamah ra, sesungguhnya Rasulullah saw ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah swt, beliau menjawab. Di pertengahan malam yang akhir dan setiap selesai shalat fardhu.” ( HR. Tirmidzi )

  1. Ketika sahur serta sedang berbuka puasa

Orang yang sedang berpuasa merupakan orang yang didengar doanya oleh Allah. Utamanaya ketika sedang sahur dan berbuka puasa. Hal ini sesuai dengan sabda Rasululullah:

“Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terdhalimi.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Hibban)

  1. Ketika hujan sedang turun

Belum banyak yang mengetahui jika waktu hijan turun merupakan waktu terbaik untuk memanjatkan doa selamat. Hal ini karrena hujan merupakan salah satu bentuk rahmat dari Allah. Sebagaimana yang terkandung dalam sebuah hadits:

“Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.” (H.R Al-Hakim)

  1. Ketika hari jumat

Hari jumat merupakan hari yang penuh akan berkah dan rahmah, untuk itu maka tidak heran manakala kita semua dianjurkan untuk memanjatkan doa selamat ketika hari jumat. Sebagaimana yang dikatakan Rasul dalam sabdanya:

Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.” (H.R. Bukhari, Muslim)

Beberapa hal yang tidak boleh dikatakan saat berdoa

Beberapa hal yang tidak boleh dikatakan saat berdoa

  1. Mengatakan jika engkau menghendaki

إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَعْزِمِ الْمَسْأَلَةَ وَلاَ يَقُولَنَّ اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي فَإِنَّهُ لاَ مُسْتَكْرِهَ لَهُ

Anas radliallahu ‘anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila salah seorang tengah berdo’a, hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam berdo’a, dan janganlah mengatakan; ‘Ya Allah, jika Engkau kehendaki berilah aku…’ sebab Allah sama sekali tidak ada yang bisa memaksa.” Hr. Bukhori No: 5863

  1. Memohon agar segera diberi kematian

لاَ يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ مِنْ ضُرٍّ أَصَابَهُ فَإِنْ كَانَ لاَ بُدَّ فَاعِلاً فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي

Kata Anas bin Malik r.a. Rasulullah s.a.w. bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian mengharapkan kematian karena musibah yang menimpanya, kalau memang hal itu harus, hendaknya ia mengatakan; Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu baik untukku, dan matikanlah aku jika kematian itu baik bagiku.” | Hr. Bukhori: 5239

  1. Hanya memohon rahmat untuk dirinya sendiri

قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلاَةٍ وَقُمْنَا مَعَهُ فَقَالَ أَعْرَابِيٌّ وَهُوَ فِي الصَّلاَةِ اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي وَمُحَمَّدًا وَلاَ تَرْحَمْ مَعَنَا أَحَدًا فَلَمَّا سَلَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْأَعْرَابِيِّ لَقَدْ حَجَّرْتَ وَاسِعًا يُرِيدُ رَحْمَةَ اللَّهِ

Abu Hurairah berkata; “Rasulullah Shalallah ‘Alaihi Wa Sallam berdiri untuk shalat dan kami ikut berdiri dengannya, di tengah-tengah shalat ada seorang Badui yang berbicara; ‘Ya Allah, rahmatilah aku dan Muhammad, dan janganlah Engkau merahmati seorangpun selain kami! ‘ Setelah salam, Rasulullah Shalallah ‘Alaihi Wa Sallam bersabda kepada orang Badui tersebut: ‘Engkau telah menyempitkan sesuatu yang luas! ‘ Maksudnya adalah rahmat Allah.” Hr. Bukhori No: 5551

  1. Memanjatkan doa dengan hati yang lalai serta lengah

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالْإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam bersabda: “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” | Hr. Tirmidzi No: 3401

  1. Memiliki prasangka buruk kepada Allah

Berprasangka buruk kepada Allah. Hal ini tentu tidak boleh dilakukan saat memanjatkan doa selamat.

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي إِنْ ظَنَّ بِي خَيْرًا فَلَهُ وَإِنْ ظَنَّ شَرًّا فَلَهُ

Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam bersabda: “Allah Ta’ala berfirman: “Aku mengikuti persangkaan hamba-Ku kepadaku. Jika dia berprasangka baik kepada-Ku, maka baiklah yang akan dia terima. Dan bila dia berprasangka buruk kepada-Ku, maka buruk pulalah yang akan dia terima.” | Hr. Ahmad no: 8715

Beberapa hal yang dapat dilakukan agar doanya dikabulkan

Beberapa hal yang dapat dilakukan agar doanya dikabulkan

  1. Berdoa dengan sungguh-sungguh
  2. Dalam berdoa harus ikhlas
  3. Berdoa dalam keadaan suci atau berwudhu manakala memungkinkan
  4. Tidak mendoakan keburukan untuk orang lain
  5. Ulangilah doa selamat serta doa harapan sesering mungkin

 

Sekian pembahasan Doa Selamat, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.