Kisah Nabi Isa A.S

Nabi isa atau dalam Al-Qur’an disebut Isa Al-Masih adalah salah satu dari 5 Nabi Ulul Azmi dengan mukjizat lahir tanpa seorang ayah. Ia diangkat menjadi Nabi pada 29 M dan ditugaskan berdakwah di Bani Israil di Palestina. Kisah Nabi Isa a.s berlanjut sebagai utusan Allah, penolakan oleh Bani Israil dan berakhir dengan pengangkatan dirinya ke Surga.

Kisah Nabi Isa ketika Dilahirkan

Kisah Nabi Isa dimulai ketika usia kadungan Ibu Nabi Isa semakin dekat dengan hari kelahiran, Maryam bermaksud keluar dari tempat pengasingannya untuk menyelamatkan diri dan bayi yang ada dikandungannya. Gerakan bayi dalam kandungannya semakin kuat, karena merasa sakit Maryam mencoba membaringkan diri pada saat itulah Isa bin Maryam lahir.

Malaikat Jibril yang datang waktu itu, Yang menyerupai wujud manusia, di tolak oleh Maryam. Kemudian Jibril berkata kepada Maryam bahwasannya Maryam akan mempunyai anak laki-laki yang suci. Kemudian jibril meniupkan roh yang suci kedalam kandungannya dan ia pun hamil, maka lama kelamaan kandungannya pun semakin besar.

Nabi Isa di lahirkan pada tahun 622 sebelum hijriah atau satu mesahi menurut perhitungan masehi. Nabi Isa AS di lahirkan tanpa seorang ayah, Allah SWT telah menguji orang-orang pada saat itu dengan menciptakan peristiwa tersebut, apakah orang-orang tersebut masih mau menyembah dan mengikuti perintahnya Allah SWT.

Kakek nabi isa bernama Imran bin Matsan, waktu istrinya hamil pernah bernazar bahwa ia akan dijadikan pelayan di baitul muqaddas. Waktu hamil ia sudah mengira bayi yang di kandungnya adalah seorang laki-laki, namun setelah lahir ternyata bayi yang dilahirkan adalah seorang perempuan, kemudian diberikanlah nama Mariam kepada bayi tersebut.

Nabi Isa AS merupakan nabi besa  ilahi. Nama nabi Isa berada dalam jajaran empat nabi ulul azmi. Yangb di ciptakan serupa penciptaan nabi Adam AS, allah SAW menciptakan nabi Isa AS dari ibunya yang bernama Mariyam uzara sa yang merupakan perempuan saleha dan suci tanpa seorang ayah.

Kisah Nabi Isa a.s di Baitullah

Setelah melahirkan badan Maryam terasa haus dan lapar didekat ia duduk terdapat pohon kurma lalu ia menggoyangkan pohon tersebut, jatuhlah buah kurma itu lalu ia memakannya. Dan untuk minumnya ia mengambil air sungai yang mengalir di dekat pohon tersebut. Kemudian tempat kelahiran Nabi Isa disebut dengan Baitullahm.

Kisah Nabi Isa a.s, ketika masih Bayi

Sesampainya Maryam beserta bayinya di kampung halamannya, banyak orang-orang dikampung tersebut menganggap bahwa Maryam berbuat zina karena membawa bayi tanpa ayah. Tiba-tiba bayinya menjawab bahwa tuduhan itu tidak benar, jawaban itu berhasil membungkan mulut mereka. Begitulah Allah SWT memperlihatkan kekuasaannya.

Kisah Nabi Isa saat Memasuki Masa Pertumbuhaan

Risalah nabi Isa AS pada saat masa-masa kelahirannya adalah menetapkan makan kenabianya dan dan bahwa ibunya tidak berdosa karna telah melahirkannya tanpa seorang ayah. Belum lagi ia harus bertanggung jawab untuk memberikan dan menyampaikan agama ilahi kepada orang-orang yang telah salah memilih jalan agama yahudi.

Pada saat yang sama orang yahudi mengancam nabi Isa AS, kemudian Allah SAW menuntun nabi Isa ketempat yang aman, negeri yang tinggi tersedia makanan dan cukup, kemudian nabi Isa menjalani masa-masa pertumbuhannya dan menyiapkan dirinya untuk menyampakan risalah samawi. Tempat nabi Isa tinggal di sebut sebagai Najaf.

Tanda-tanda kenabian Isa sudah nampak sedari kecil. Akhlaknya sangat baik, jujur, snatun dan suka menolong. Sehingga banyak orang yang suka kepadanya. Beliau tidak suka berhura-hura seperti teman seusianya, ia lebih senang bersama ibunya untuk membantunya serta belajar dan terus belajar. Dibawah bimbingan sang ibu nabi Isa terus berkembang dan selalu taat beribadah.

Kisah Nabi Isa ini menjadi kisah wajib bagi para anak-anak untuk lebih mengenal tokoh nabi yang disebutkan di dalam al Quran. Selain itu juga dapat menjadi teladan bagi manusia di zaman setelahnya.

Kisah Nabi Isa di Masa Kenabiannya

Nabi Isa AS tumbuh dalam bimbingan ibundanya Mariyam hingga mencapai usia 7-8 tahun, dalam masa tersebut nabi Isa AS sudah diberi utgas untuk menghidayahi Bani Israel dan menyelamatkan orang-orang dari kesesatan Yahudi. Nabi Isa Menjalaknya tugas tersebut dengan bersusah payah, yang mana dalam usia tersebut nabi isa harus menghidayahi orang yang lebih tua.

Allah SWT memberikan wahyu kepada Nabi Isa melalui malaikat Jibril dengan menerima kitab Injil. Kitab tersebut untuk membenarkan dan melengkapi kitab sebelumnya yaitu kitab Taurat yang di wahyukan kepada Nabi Musa. Tantangan beliau untuk berdakwah sangat kuat karena pada saat itu pendeta  masih berpegang teguh pada akitab Taurat yang mengajarkan Tauhid.

Dalam kitab Injil, diberitahukan akan kelahiran seorang Nabi dan Rasul di akhir zaman yaitu Nabi Muhammad SAW. Nabi Isa AS mengajarkan Injil kepada umatnya hanya selama 3 tahun. Tepatnya sejak usia 30 sampai usia 33 tahun. Lalu ia diangkat dari pengepungan kaum Yahudi di tempat persembunyiannya oleh Allah SWT diangkat ke surga dalam keadaan tertidur.

Kitab Injil mengajarkan tentang pembersihan jiwa-raga dari kekotoran atau nafsu duniawi. Kitab Injil mengajak manusia untuk hidup Zuhud yaitu pola hidup yang tidak mengutamakan hal-hal yang bersifat duniawi. Sebagian umat Islam wajib mempercayai bahwa Injil merupakan kitab Allah SWT namun umat Kristen percaya bahwa Injil disusun oleh pengikut Isa Almasih.

Kitab tersebut diberi nama “bible”, mereka ubah isi kandungannya mengikuti kehendak hati mereka agar berkesesuaian dengan kehidupan mereka sehari-hari. Bible terbagi kepada dua bahagiaan besar. Pertama bahagian Taurat yang dinamakan dengan Perjanjian Lama [Old Testament] dan kedua bahagian Injil yang dinamakan dengan Perjanjian Baru [New Testament]

Nabi Isa a.s Merupakan Hamba Tuhan

Nabi Isa a.s Merupakan Hamba Tuhan

Inilah sebenarnya Kisah Nabi Isa bermula. Maryam lahir dari keluarga Imran, Maryam mempunyai arti tidak tercela atau hamba Tuhan. Ia diasuh oleh Nabi Zakaria setelah ayahnya meninggal ketika berada disebuah Mihrab. Maryam tidak pernah disentuh oleh laki-laki, ia khawatir akan dilecehkan tapi ia terkejut  ternyata ia hamil, ketika kandungannya semakin besar ia pindah ke desa kelahirannya yaitu Nasirah.

Nabi Isa dikenal oleh orang Yerussalem sebagai pemuda yang cerdik, pintar, berani, tegas dalam membela kebenaran. Seorang Raja Herodus yang berkuasa di Palestina, Nabi Isa dianggap sebagai ancaman bagi kedudukannya. Herodus pun berencana untuk membunuh Nabi Isa, rencana tersebut didengar oleh Maryam lalu mengajak putranya mengungsi ke Mesir selama 12 tahun.

Kisah Nabi Isa a.s di Bukit Zaitun

Kisah Nabi Isa a.s di Bukit Zaitun

Pada usia 30 tahun Nabi Isa sering mengasingkan diri dari keramaian, membersihkan nurani dan mencari pencerahan jiwa. Ketika menuju ke bukit zaitun Nabi Isa terjatuh dekat batu besar kemudian ada seorang yang datang menghampirinya, lalu Nabi Isa diminta untuk menjadikan batu tersebut menjadi sebuah roti namun Nabi Isa tidak mengabulkannya.

Ketika berada di bukit zaitun  Nabi Isa bersujud dan merasa bersyukur karena bisa menghadapi godaan dari iblis. Kemudian malaikat Jibril mendatanginya lalu memberikan tugas kenabian dan kerasullannya. Nabi Isa menerima wahyu Allah SWT . Allah SWT menurunkan kitab suci Injil, sebagai pembenaran dari kitab suci sebelumnya [Taurat].

Kisah Nabi Isa Ketika Menjalankan Dakwah

Nabi Isa mulai mengajarkan ajaran Allah SWT, kemudian menyalahkan pemuka agama Yahudi dan menyadarkan orang-orang tentang penyimpangan mereka pada ajaran Nabi Musa. Ia berseru kepada Bani Israil agar mereka mematuhi perintah dan menjauhi larangan Allah SWT. Dakwah Nabi Isa mendapatkan cemooh dari orang-orang Yahudi.

Para orang Yahudi tersebut menantang Nabi Isa untuk membuktikan kenabiannya dan kerasullannya, nabi Isa membuktikan pada mereka beberapa mukjizat yang dimiliki nabi Isa. Kemudian beberapa dari orang Yahudi tersebut ada yang terkesima dan sebagian yang lainnya tetap saja ada yang tidak percaya akan kenabian Isa.

Kisah Nabi Isa yang Memiliki beberapaMukjizat

mukzizat nabi isa

Beberapa mukjizat yang dikaruniani oleh Allah SWT diantaranya adalah dapat menghidupkan orang yang meninggal, menerima wahyu kitab Injil, dapat menurunkan hidangan dari langit, menyembuhkan sejumlah penderita penyakit serta menyembuhkan orang gila, memulihkan orang pincang, orang bisu, orang buat sejak lahir kembali normal.

Atas izin Allah SWT, burung dari tanah liat bisa hidup dan terbang, banyak orang yang berdecak kagum melihat kejadian tersebut. Mukjizat lainnya yaitu menyembuhkan penyakit kusta. Seorang datang kepada nabi Isa dengan menderita penyakit kusta lalu disembuhkan oleh Nabi Isa, penyakitnya sirna tidak ada sedikitpun bekas yang tampak menjijikan seperti sebelumnya.

Dalam perjalanan dakwah Nabi Isa dan para Al-Hawariyyun yang sangat jauh mereka merasa lapar serta haus, kemudian Nabi Isa berdoa dan meminta kepada Allah SWT agar menurunkan nikmatnya. Kemudian Allah SWT menurunkan hidangan makanan dari langit hal itu merupakan bukti nyata kekuasaan Allah SWT dan kenabian isa.

Ada sekelompok orang yang bertanya pada Nabi Isa rahasia apa yang digunakan beliau untuk menghidupkan orang mati. Lantas Nabi isa menolak dengan alasan takut mereka akan menyalahgunakan hal tersebut. Namun mereka berdalih tidak menyalahgunakan hal tersebut dan menambah keyakinan mereka terhadap nabi Isa.

Lalu nabi Isa menerima permintaan mereka dan memberikan kata rahasia tersebut. Setelah beberapa lama melakukan perjalanan sekelompok orang tersebut melihat seonggok tulang yang sudah memutih dan menguji perkataan nabi Isa. Ajaibnya hal itu berhasil lama kelamaan tulang tersebut menjadi binatang buas yang kelaparan lalu merobek mereka yang melafadzkan kata itu.

Nabi isa juga memiliki beberapa sahabat, murid dan pengikut setia yang disebut Al-Hariyyun. Sebagian dari Al-Hariyyun adalah dari kalangan nelayan, ada juga yang berasal dari keluarga pencuci pakaian. Mereka meyakini ajaran Nabi Isa dan percaya banyak mendapatkan pelajaran dari Nabi Isa maka dari itu mereka mau menjadi pengikut nabi Isa.

Kisah Nabi Isa Disaat Penyaliban

Sejak zaman Nabi Musa, Bani Israil terkenal dengan kesombongannya, berhati keras, pembangkang, suka berbohong dan ingkar janji, selalu mengingkari nikmat dan ayat-ayat Allah SWT serta hobi mengakali perintah dan larangan Allah SWT. Karenanya Allah SWT selalu mengutus nabi untuk menuntun mereka ke jalan yang benar.

Setiap nabi yang bertugas mengajarkan agama Allah SWT di Bani Israil acap kali mendapat ancaman kejahatan dan mereka tidak segan-segan untuk berperang dan membunuh nabi yang diutus oleh Allah SWT termasuk nabi Isa. Nabi Isa mendapat perlakuan yang sama seperti nabi-nabi terdahulunya berupa pendustaan, pengingkaran dan permusuhan.

Setelah Allah SWT memberikan bukti dan juuga petunjuk, kaum Bani Israil mulai merasa iri dan dengki karena mukjizat-mukjizat yang luar biasa serta kenabian yang diberikan kepada Nabi Isa. Karena kedengkian itulah mereka mengingkari kenabian Isa dan kemudian menyakiti serta memusuhi beliau. Karena permusuhan tersebut Nabi Isa dan ibunya selalu berpindah tempat.

Kebencian, kedengkian dan iri hati yang sudah mendarah daging, mereka membuat sebuah konspirasi untuk membunuh Nabi Isa dengan menghasut Raja Damaskus saat itu yang beragama pemyembah binatang-binatang. Mereka membuat fitnah dan tuduhan-tuduhan palsu terhadap nabi Isa, raja yang mendengar itu marah kemudian mengutus perwakilannya untuk menyalib nabi Isa.

Salah satu murid Nabi Isa yang bernama Yudas terbujuk oleh rayuan Raja Herodes dengan iming-iming hadiah sebesar 30 dinar dengan syarat memberitahukan tempat persembuyian nabi Isa dan Hawariyyun, Yudas berkhianat, ia membocorkan tempat persembuyian Nabi Isa. Mendengar hal tersebut raja segera memerintahkan pasukannya untuk bergerak.

Wakil raja yang menerima perintah tersebut langsung menuju ke rumah nabi Isa bersama kelompok Yahudi kemudia mengepungnya. Dalam keadaan terjept nabi Isa bertanya pada murid-muridnya siapa yang bersedua diserupakan wajahnya seperti wajah beliau dan dijanjikan surga bagi siapapun yang bersedia dan seorang pemuda diantara mereka bersedia.

Allah SWT merubahkan wajah pemuda tersebut seperti wajah Nabi Isa. Setelah itu, Nabi Isa diangkat Allah SWT ke langit dari rimah tersebut dalam keadaan pengepungan. Ketika para murid beliau keluar dari rumah, orang-orang Yahudi yang telah mengepung sejak sore menangkap dan menyalip pemuda tersebut.

Kisah Keberadaan Nabi Isa

Kisah Keberadaan Nabi Isa

Para ulama telah sepakat tentang keberadaan beliau saat ini, yaitu di langit dalam keadaan masih hidup dan belum mati sama sekali. Pengangkatan nabi Isa terjadi saat pengepungan dirumahnya dan diangkat ke langit dalam keadaan tertidur. Dan bukti tersebut diperkuat oleh hadis Rasulullah SAW bahwa nabi Isa masih hidup dan berada di langit.

 Nabi Isa ‘alaihissalam akan turun pada akhir zaman sebagai tanda-tanda dekatnya hari kiamat. Perkara tersebut memang benar adanya dan setiap umat muslimin wajib meyakini hal tersebut. Allah SWT telah mengisyaratkan hal tersebut dalam Al-Quran dan begitu pula Rasulullah yang telah mengabarkan akan terjadinya kejadian tersebut.

Rasulullah menerangkan bahwa Nabi Isa akan turun dekat ‘menara putih’ berada di bagia timur Damaskus dengan pakaian yang dicelupkan wars dan za’faran. Tidak ada seorang kafir pun yang dapat mencium aroma nafas beliau kecuali orang tersebut akan mati. Sedangkan nafas beliau itu menjangkau jarak yang sangat panjang sejauh matanya memandang.

Allah SWT memberikan misi khusus untuk Nabi Isa saat turun ke bumi pada akhir zaman yaitu untuk membunuh Dajjal. Saat beliau turun bukan sebagai nabi yang membawa syariat baru setelah Rasulullah namun sebagai imam kaum muslimin atau hakim yang adil untuk umatnya dengan kitab dan sunah-sunah.

Nabi Isa turun ke bumi sebagai penegas akan ajaran Rasulullah. Karena saat ini masih ada umat nabi Isa yang tidak menerima ajaran Nabi Muhammad SAW, padahal Nabi Isa merupakan pengikut dari Rasulullah. Nabi Isa akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghilangakn jizyah atau upeti dan akan menghancurkan seluruh agama di zaman beliau kecuali Islam.

Kematian Nabi Isa akan terjadi setelah berakhirnya tugas yang diberikan Allah SWT kepada beliau, yaitu setelah membunuh Dajjal di Baitul Maqqis dan meneggakan keadilan bersama umat muslim di seluruh dunia. Nabi Isa akan mengalami kematian sebagaimana layaknya manusia,beliau akan tinggal di bumi selama 40 tahun dan akan disalati kaum muslimin.

Kisah Nabi Isa a.s sangat menarik dan cukup menjadi teladan untuk kita semua. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk kita semua.

Sekian pembahasan Kisah Nabi Isa, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.