Rukun Iman dan Rukun Islam

Islam sebagai agama perdamaian memiliki pondasi yang harus dimiliki oleh penganutnya yaitu rukun iman dan rukun islam. Keduanya berperan sebagai dasar bagi seorang muslim dan mukmin untuk mengukuhkan nilai keislaman dan keimanan dalam diri masing-masing.

Secara etimologi, rukun adalah sesuatu yang harus dilakukan. Oleh karena itu, sebagai seorang muslim harus disertai dengan pemahaman mendalam mengenai rukun iman dan rukun islam. Untuk meningkatkan pengetahuan, maka artikel ini akan membahas lebih detail seluk beluk mengenai rukun iman dan rukun islam

Pengertian Rukun Iman dan Rukun Islam

pengertian rukun iman dan rukun islam

  1. Rukun Iman

Rukun iman merupakan bentuk kepercayaan dalam diri seorang mukmin. Iman merupakan sebuah pembenaran dengan hati, mengucapkan secara lisan, dan  dibuktikan dengan perbuatan. Iman tidak bercampur dengan keraguan dan berpengaruh pada tingkah laku, pandangan hidup, pembentukan keadaan psikologis dan watak serta perbuatan sehari-hari.

  1. Rukun Islam

Rukun islam merupakan bagian pokok atau penyangga dari sebuah agama. Sesuatu yang harus dimiliki dan dipegang teguh oleh seorang Muslim. Karena itu, muslim wajib menegathui apa saja rukun islam serta menerapkannya sebagai sebuah pondasi kehidupan islami.

Walaupun dapat diartikan terpisah, dalam menjalankannya rukun iman dan rukun islam adalah hal yang tidak terpisahkan, hal ini dikarenakan rukun iman dan rukun islam merupakan pilar didalam Islam.

Apa Saja Rukun Iman dan Rukun Islam?

apa saja rukun iman dan rukun islam

Berdasarkan alquran dan hadis, rukun iman ada 6, sedangkan rukun islam ada 5

  1. Rukun Iman
  • Beriman kepada Allah SWT
  • Beriman kepada Malaikat Allah
  • Beriman kepada kitab-kitab
  • Beriman kepada Nabi dan Rasul
  • Beriman pada hari kiamat
  • Beriman pada qada’ dan qadar Allah
  1. Rukun Islam
  • Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat
  • Menjalankan Salat
  • Berpuasa di Bulan Ramadan
  • Mengeluarkan Zakat
  • Menunaikan Ibadah Haji (bagi yang mampu)

Penjelasan Rukun Iman dan Rukun Islam

penjelasan rukun iman dan rukun islam

Berikut jabaran mengenai penjelasan rukun iman dan rukun islam.

  1. Rukun Iman

  • Iman Kepada Allah SWT

Beriman kepada Allah SWT artinya kepercayaan penuh seorang hamba terhadap penciptanya dengan meyakini bahwa Allah SWT ada, Tunggal dan Esa, Maha Kuasa, dan berdiri sendiri serta memiliki sifat Sempurna (sesuai 99 sifat Asmaul Husna). Beriman kepada Allah merupakan hubungan vertikal (hamba dan Tuhan) yang mulia.

Mengimani bahwa Allah Maha Mengetahui, Maha Mendengar, berbuat untuk apa yang Dia kehendaki, dan tidak ada satupun yang menyamai Nya. Keimanan yang benar-benar memenuhi hati dan menimbulkan ketenangan dalam jiwa.

Berikut beberapa firman Allah tentang beriman kepada Allah SWT

  1. Al Baqarah (2): 163

“Dan Tuhan itu, Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang” 

  1. Al Baqarah (2):255

“Allah itu tunggal, tidak ada Tuhan selain Dia, yang hidup tidak berkehendak kepada selain-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya lah segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi. Bukankah tidak ada orang yang memberikan syafaat di hadapan-Nya jika tidak dengan se izin Nya? Ia mengetahui apa yang di hadapan manusia dan apa yang di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sedikit jua pun tentang ilmu-Nya, kecuali apa yang dikehendaki-Nya. Pengetahuannya meliputi langit dan bumi. Memelihara kedua makhluk itu tidak berat bagi-Nya. Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar” 

  • Iman Kepada Malaikat Allah

Malaikat adalah salah satu  makhluk Allah yang diciptakan daru nuur (Cahaya). Malaikat memiliki akal tanpa nafsu. Karena itu, malaikat hanya menjalankan perintah Allah tanpa melanggar dan selalu beribadah, bertasbih, bersujud kepada Allah SWT.

Iman kepada Malaikat artinya mempercayai bahwa Malaikat merupakan makhluk Allah beserta tugas dan jumlahnya. Malaikat Allah memiliki jumlah yang sangat banyak dengan sifat yang baik. Namun, yang perlu diketahui ada 10 malaikat. Berikut merupakan nama 10 malaikat Allah beserta tugasnya

  1. Malaikat Jibril

Malaikat ini bertugas sebagai penyampai wahyu dari Allah SWT kepada Nabi dan Rasul

  1. Malaikat Mikail

Malaikat ini bertugas untuk memberikan rezeki dari Allah kepada Makhluk Nya. Rezeki tidak hanya berupa harta melainkan juga keselamatan, kesehatan, dan bentuk lain yang mendatangkan rasa syukur.

  1. Malaikat Munkar

Malaikat ini bertugas untuk memberikan pertanyaan kepada manusia di kehidupan pertama setelah kehidupan dunia di alam kubur. Pertanyaan yang ditanyakan seputar beberapa hal seperti Tuhan, Rasul, Agama, dan sebagainya

  1. Malaikat Nakir

Malaikat Nakir memiliki tugas serupa dengan Malaikat Munkar yaitu memberikan pertanyaan di alam kubur

  1. Malaikat Israfil

Malaikat Israfil memiliki tugas untuk meniup sangkakala sebagai tanda bahawa kehidupan dunia telah berakhir atau telah sampai pada hari kiamat

  1. Malaikat Izrail

Malaikat bertugas sebagai malaikat pencabut nyawa saat sudah waktu di dunia habis.

  1. Malaikat Raqib

Malaikat Raqib memiliki tugas untuk mencatat amal-amal baik

  1. Malaikat Atid

Malaikat Atid memiliki tugas serupa dengan Malaikat Atid. Namun Malaikat ini bertugas mencatat amal-amal buruk

  1. Malaikat Malik

Malaikat Malik memiliki tugas untuk menjaga neraka. Malaikat ini digambarkan sebagai sosok yang tegas.

  1. Malaikat Ridwan

Malaiat Ridwan merupakan Malaikat yang bertugas untuk menjaga surga. Malaikat ini digambarkan sebagai sosok yang aman, tenteram, dan nyaman.

  • Iman Kepada Kitab-kitab Allah

Beriman kepada kitab-kitab Allah artinya meyakini bahwa Allah mewahyukan kalam atau firman-firman Nya kepada Nabi dan Rasul pilihan kemudian disatukan menjadi kitab. Berikut merupakan arti firman Allah untuk beriman pada kitab Allah

  1. Al Hijr: 9

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”

  1. As Nisa: 136

“Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari Kemudian, Maka Sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya”

  • Iman Kepada Nabi dan Rasul

Berimana pada Nabi dan Rasul artinya meyakini dan membenarkan bahwa Nabi dan Rasul adalah makhluk ciptaan Allah yang diutus ke muka bumi untuk memberikan petunjuk kepada umat manusia untuk kembali dan terus melangkah ke jalan yang baik.

Bentuk keimanan kepada Nabi dan Rasul bukan hanya membenarkan melalui hati, tetapi juga diucapkan dengan lisan (bisa juga sebagai dakwah) serta menjadi Nabi dan Rasul sebagai suri tauladan bagi kehidupan sehari-hari. Meneladani Nabi dan Rasul adalah bagian penting dari mengerti rukun iman dan rukun islam.

Nabi yang perlu diketahui ada 25 antara lain: Nabi Adam AS, Nabi Idris AS, Nabi Nuh AS, Nabi Hud AS, Nabi Soleh AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Luth AS, Nabi Ishak AS, Nabi Ismail AS, Nabi Yaqub AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Suaib AS, Nabi Harun AS, Nabi Musa AS, Nabi Daud AS, Nabi Zulkifli AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Ayub AS, Nabi Yunus AS, Nabi Zakariya AS, Nabi Ilyas AS, Nabi Ilyasa AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad SAW

  • Iman Kepada Hari Akhir

Beriman pada hari akhir artinya percaya dengan adanya hari kiamat yaitu peristiwa hancurnya alam semesta beserta isinya tanpa terkecuali. Hari akhir ditandai dengan bunyi sangkakala yang ditiup oleh Malaikat Israfil.  Termasuk mempercayai beberapa Yaumul sebagai berikut

  1. Yaumul Qiyamah, yaitu hari di mana kehidupan alam semesta dan isinya hancur dan berakhir
  2. Yaumul Fashl, yaitu hari pemisah. Pemisahan antara orang-orang beriman dan orang-orang tidak beriman. Selain itu, pada Yaumul Fashl juga dikelompokkan menurut kepercayaan masing-masing
  3. Yaumul Hisab, artinya hari perhitungan. Pada hari tersebut amal perbuatan manusia selama hidup di dunia dihitung dengan teliti dan tepat
  4. Yaumul Thalaq, artinya hari pertemuan
  5. Yaumul Jam’i, artinya hari berkumpulnya semu manusia dari zaman terdahulu
  6. Yaumul Mahsyar, artinya hari berkumpulnya semua manusia di padang mahsyar. Tempat yang diyakini sangat luas dan di bawah terik sinar matahari
  7. Yaumul Ba’ats, artinya hari kebangkitan semua manusia dari alam kubur
  8. Yaumul Mizan, artinya hari dimana terjadi penimbangan amal manusia selama hidup di dunia
  9. Yaumul Diin, artinya hari pembalasan. Pada hari tersebut terjadi pembalasan sesuai amal perbuatan yang telah dilakukan di muka bumi dan telah ditimbang. Amalan tersbeut dapat berupa sholat, zakat, puasa, sedekah, haji, dan kebaikan lain
  • Iman Kepada Qada’ dan Qadar

Beriman kepada qada’ dan qadar Allah artinya meyaini bahwa apapun yang terjadi pada makhluk Allah adalah atas kehendak Allah SWT, baik kejadian baik maupun buruk. Segala bentuk hak, perintah, dan keputusan Allah berlaku pada semua makhluk Nya.

Meskipun kejadian buruk menimpa manusia. Manusia tidak diperkenankan menisbahkan kepada Allah. Apapun yang terjadi, sebagai makhlukNya hanya perlu berserah, berikhtiar, dan berdoa kepada Allah SWT. Itulah rukun iman terakhir, sesuai dengan pembahasan kita kali ini mengenani rukun iman dan rukun islam, bagian berikutnya membahas rukun islam.

  1. Rukun Islam
  • Syahadat

La ilaha illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadur Rasulullah

Yang artinya : Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang aku sembah kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah

Rukun islam pertama ialah mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah sebagai penyebar dan pembawa manusia menuju jalan yang benar yaitu jalan islam

Syahadat tidak hanya diucapkan secara lisan, tetapi meyakini dalam hati dan mengamalkan dalam perbuatan sehari-hari.

  • Menunaikan Salat

Rukun islam yang kedua yaitu menunaikan salat. Salat merupakan ibadah wajib yang harus ditunaikan oleh Muslim. Hukum Wajib artinya tidak dikerjakan mendapat dosa dan bila dikerjakan akan mendapatkan pahala. Salat tidak bisa kita lupakan bila membahas mengenai rukun iman dan rukun islam.

Salat wajib dilakukan 5 hari dalam 24 jam yaitu

  1. Subuh, terdiri dari 2 rakaat.
  2. Dhuhur, terdiri dari 4 rakaat.
  3. Asar, terdiri dari 4 rakaat.
  4. Magrib, terdiri dari 3 rakaat.
  5. Isya’, terdiri dari 4 rakaat.

Syarat sah salat yang perlu diketahui antara lain

  1. Islam.
  2. Berakal.
  3. Tamyiz, yaitu dapat membedakan mana yang bersih dan tidak.
  4. Sudah masuk waktu salat.
  5. Niat.
  6. Menghadap kiblat.
  7. Menutup aurat. Untuk perempuan aurat merupakan seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan. Sedangkan untuk laki-laki yaitu dari pusar hingga lutut.
  8. Pakaian, badan, tempat untuk menjalankan salat harus bersih dan suci.
  9. Suci dari hadas kecil maupun hadas besar.

Rukun salat yang perlu diketahui antara lain:

  1. Berdiri bagi yang mampu.
  2. Mengangkat kedua tangan (takbiratul ikhram).
  3. Membaca surat Al Fatihah.
  4. Rukuk.
  5. Bangun dari rukuk (I’tidal).
  6. Sujud.
  7. Duduk di antara dua sujud.
  8. Tasyahud.
  9. Tuma’ninah ketika melaksanakan alat.
  10. Tertib.
  11. Salam.

Berikut merupakan firman Allah mengenai menunaikan Salat:

  1. Al Mudassir: 42-47

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam (neraka) Saqar?. Mereka menjawab: Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan solat dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin dan adalah kami mengucapkan perkara yang batil bersama dengan orangorang yang mengucapkannya dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian”.

  • Puasa di Bulan Ramadan

Rukun islam selanjutnya yang wajib dilaksanakan ialah puasa di Bulan Ramadan. Puasa di Bulan Ramadan dilaksanakan selama 30 hari. Puasa wajib bagi setiap muslim baligh, berakal, sehat, bukan musafir, dan wanita suci dari haid serta nifas. Bila tidak dapat melaksanakan karena suatu hal seperti keluar darah haid pada perempuan maka wajib hukumnya untuk mengganti. Puasa adalah contoh latihan yang menggambarkan ketaatan seseorang untuk mengamalkan rukun iman dan rukun islam.

Hal-hal yang dapat membatalkan puasa antara lain:

  1. Makan dan minum dengan sengaja.
  2. Melakukan persetubuhan pada siang hari di bulan Ramadan.
  3. Keluar air mani.
  4. Muntah dengan sengaja (mengeluarkan sesuatu dari dalam perut).
  5. Keluar darah haid atau nifas.

Berikut merupakan firman Allah mengenai Puasa

  1. Al Baqarah:183

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan ke atas orangorang sebelum kamu supaya kamu bertakwa”.

  • Mengeluarkan Zakat

Rukun islam selanjutnya ialah zakat. Zakat wajib hukumnya. Bahkan setiap tahun seorang muslim wajib membayar zakat fitrah. Mengeluarkan zakat bagi orang kurang mampu, yatim piatu, dan fakir miskin dilakukan selain meringankan beban mereka juga diyakini dapat menyucikan diri dari sifat tamak, membersihkan harta, menjauhkan dari penyakit. Dan melancarkan rezeki.  Mengeluarkan zakat merupakan bagian penting dalam pembahasan rukun iman dan rukun islam.

Syarat mengeluarkan zakat yang perlu diketahui antara lain:

  1. Islam.
  2. Merdeka, artinya tidak diwajibkan bagi hamba yang ingin melepaskan diri dari tuannya.
  3. Memiliki Nisab (kadar yang dikenakan zakat), bila harta kurang dari nisab maka tidak wajib membayar zakat.
  4. Harta milik sendiri, artinya harta bukan utang dari hamba, keuntungan dari laba yang tidak diperbolehkan dalam islam.
  5. Al haul (cukup masa setahun).

Jenis harta yang dikenakan zakat antara lain:

  1. Emas dan Perak.
  2. Hewan Ternak.
  3. Tanaman dan Buah-buahan.
  4. Zakat Perniagaan.
  5. Al Ma’adin dan Harta Karun.

Berikut merupakan firman Allah mengenai Zakat

  1. Al Baqarah: 43

“Dan dirikanlah solat, tunaikanlah zakat”

  1. Al Bayyinah: 5

“Dan supaya mereka mendirikan solat dan menunaikan zakat”

  1. At Taubah: 34-35

“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahawa mereka akan mendapat) siksaan yang pedih. Pada hari dipanaskan (emas dan perak itu) dalam neraka jahanam, lalu dibakar

dengannya dahi mereka, lambung dan belakang mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: ‘Inilah harta benda yang telah kamu simpan untuk dirimu sendiri maka rasakanlah sekarang (akibat daripada) apa yang kamu simpan itu”.

  • Menunaikan Ibadah Haji

Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu rukun islam yang wajib dilakukan (bagi yang mampu walau seumur hidup satu kali. Ibadah haji memiliki beberapa manfaat diantaranya bentuk ibadah kepada Allah SWT. Selain itu, silaturrahmi sesama Muslim dengan berkumpulnya seluruh umat Muslim dari berbagai penjuru dunia.

Pada saat menunaikan ibadah haji juga tidak terdapat perbedaan. Mengenakan pakaian yang sama dan beribadah di tempat serta waktu yang sama. Semuanya sama-sama makhluk Allah SWT dan semata-mata untuk menggapai ridhoNya dan beribadah kepada Nya.

Sekian pembahasan Rukun Iman dan Rukun Islam, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.