Rukun sholat adalah hal yang harus dipahami dengan baik oleh semua muslim. Karena dalam suatu ibadah yang dikerjakannya, yang membuat ibadah tersebut menjadi sah atau diterima yaitu dengan memenuhi syarat serta rukunnya dengan tertib.

Seorang muslim memang mempunyai kewajiban yang harus dilaksanakan menyangkut tentang perintah agamanya. Termasuk juga dalam hal menjalankan rukun islam serta bagian dari rukun islam itu sendiri yakni sholat. Sholat merupakan rukun islam yang ke 2. Selain itu, seorang muslim juga diwajibkan untuk menjalankan perintah ibadah yang lain.
Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa sholat merupakan ibadah wajib yang harus dikerjakan oleh para muslim. Namun, dalam mengerjakan sholat itu bukan hanya sekedar mengerjakannya saja akan tetapi pahami juga mengenai rukun sholat yang berjumlah 13. Hal ini karena rukun sholat merupakan syarat dari diterimanya sholat itu sendiri. Maka dari itu, pelajarilah dan pahamilah dengan baik.

Pengertian Rukun Sholat

pengertian rukun sholat

Syarat sah dari sholat yang harus sudah Anda pahami, antara lain:

  1. Suci pakaian
  2. Tempatnya suci
  3. Menghadap kiblat
  4. Telah masuk waktu sholat
  5. Menutup aurat
    Bila semua syarat tersebut telah terpenuhi dengan baik, maka Anda sudah bisa mengerjakan rukun sholat dengan sempurna dan menjadikan sholat menjadi sah. Akan tetapi, bila Anda telah menjalankan rukun sholat dengan sempurna namun syarat sah sholat belum dilaksanakan dengan baik, maka sholat Anda akan dianggap tidak sah.
    Maka dari itu sangat penting sekali untuk mempelajari dan memahami rukun serta syarat sahnya sholat agar sholat yang telah dikerjakan sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah.

Rukun sholat ada 13

Rukun sholat dalam ajaran agama islam itu ada 13 jumlahnya, yakni:

  1. Niat
  2. Berdiri tegak bila mampu
  3. Takbiratul Ikhram
  4. Membaca surat Al-Fatihah
  5. Ruku’
  6. I’tidal
  7. Sujud
  8. Duduk antara dua sujud
  9. Duduk tahiyyat akhir
  10. Membaca tahiyyat akhir
  11. Sholawat
  12. Salam
  13. Tertib

Jumlah rukun sholat tersebut ada 13 perkara. Mari kita bahas secara detail pada ulasan berikut ini.

Rukun Sholat 1 : Niat

Sebagaimana Anda ketahui bahwa niat adalah rukun sholat yang paling mudah dan juga wajib untuk dilaksanakan. Walaupun mudah, akan tetapi masih ada beberapa yang masih salah serta keliru dalam melaksanakan niat itu sendiri.
Perlu Anda pahami sekali bahwa sebenarnya dalam melaksanakan niat itu bukan hanya pada rukun islam saja, akan tetapi juga berlaku pada ibadah yang lainnya seperti puasa. Maka dari itu, bila suatu ibadah ada yang salah dalam melafalkan niatnya, bisa saja ibadah tersebut akan menjadi sia-sia. Atau bisa dikatakan juga sholatnya akan mengikuti dengan apa yang telah dinniatkannya.
Niat yang baik adalah yang sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu, sangat penting sekali dalam urusan memahami bahwa niat itu perkara yang wajib dilakukan secara tepat sesuai ajaran agama. Hal ini karena bila dalam niat saja sudah membuat kesalahan, maka amalan yang dikerjakan akan menjadi sia-sia.

Tegak

Berdiri sini bukan hanya sekedar berdiri saja, namun harus disertai dengan posisi tegak atau tegap dan penuh semangat. Jadi, tidak boleh asal-asalan. Hal ini karena Anda sedang menghadap Sang Pencipta yakni Allah maka sebaiknya lakukanlah dengan sempurna. Selain itu, ini juga sebagai bukti bahwa Anda sedang mengagungkan Allah.
Lalu bagaimana untuk orang yang sedang sakit? Untuk yang sedang sakit, bila memang sulit untuk berdiri, maka itu dimaafkan. Selain sakit, atau larangan lain yang dapat dimaklumi dalam syariat. Namun, bila masih merasa mampu untuk berdiri, maka berdirilah dengan tegak. Sehingga rukun sholat akan terpenuhi dengan baik.
Selain itu terdapat salah satu sabda dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya “Sholatlah dalam keadaan berdiri. Jika tidak mampu, maka kerjakanlah dalam keadaan duduk. Jika tidak mampu lagi, kerjakanlah dengan tidur menyamping.”

Takbiratul Ihram

Takbir pertama yang dikerjakan dalam sholat adalah takbiratul ihram. Inilah takbir pertama kali yang mengawali sholat. Ketika melakukan takbiratul ihram juga dibarengi dengan melafalkan niat sesuai dengan sholat yang akan dikerjakannya. Misalnya ketika sedang mengerjakan sholat zuhur, maka niatnya ya tentang sholat zuhur.
Selain itu, dalam membaca takbiratul ihram pun harus pasti untuk dilaksanakan dan niatnya juga harus benar. Hal ini dilakukan agar rukun sholat bisa terpenuhi dengan baik.
Nabi Muhammad SAW juga bersabda yang artinya “Pembuka sholat itu adalah thoharoh (bersuci). Yang mengharamkan dari hal-hal di luar sholat adalah ucapan takbir. Sedangkan, yang menghalalkannya kembali adalah ucapan salam.”

Membaca Al-Fatihah

Surat Al-fatihah adalah sholat yang diwajibkan sekali untuk dibaca dalam sholat. Dimana pelaksanaannya setelah takbiratul ihram, maka seorang muslim wajib melaksanakan pembacaan dari surat tersebut. Tetapi, biasanya sebelum membaca surat al-fatihan, disunnahkan sekali membaca terlebih dahulu doa iftitah.
Membaca do’a iftitah merupakan sunnah. Namun, sangat dianjurkan sekali untuk ikut disertakan dalam sholat. Hal ini dilakukan karena pahala serta anjurannya sangat banyak. Bahkan, dalam doa iftitah terdapat banyak kandungan makna yang sangat luas serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai renungan.
Selain itu ada juga salah satu sabda dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi was sallam yang artinya, “Tidak ada sholat (artinya tidak sah) orang yang tidak membaca Al Fatihah.” Sabda dari Nabi Muhammad ini tentunya mewajibkan sekali ketika sedang menunaikan sholat membaca surat Al Fatihah.

Ruku’

Ruku’ adalah rukun sholat yang ke 5 dalam sholat. Ruku’ akan dikatakan sah bila posisi telapak tangan sudah menyentuh lutut. Selain itu, kadar dari ruku adalah tuma’ninah yakni sepanjang mengucapkan bacaan “subhanallah”.
Nabi Muhammad SAW juga pernah mengatakan kepada seseorang yang jelek sholatnya bahkan sampai diminta untuk mengulangi sholatnya sampai beberaa kali karena tidak memenuhi rukun sholat. Selain itu terdapat juga salah satu hadist dari HR. Bukhari no. 793 dan Muslim no. 397 yang menekankan untuk ruku’ dengan tuma’ninah yaitu “kemudian ruku’lah dan thuma’ninahlah ketika ruku’.”
Keadaan minimal ketika dalam ruku’ yakni membungkukkkan badan serta tangan berada pada lutut. Sedangkan yang dimaksud dari thuma’ninah yaitu keadaan tenang saat setiap persendian dalam tubuh juga ikut tenang.

I’tidal

I’tidal merupakan rukun sholat yang ke 6 dan dilakukan tepat setelah melaksanakan ruku’. Untuk posisi I’tidal adalah saat kembali berdiri dari ruku’. Sehingga posisi I’tidal harus dalam keadaan tegak berdiri. Selain itu, I’tidal sebenarnya kadarnya sama dengan ruku’, yakni sepanjang mengucapkan bacaan “subhanallah” dan disunnahkan pula untuk membaca doa I’tidal.
I’tidal juga harus disertai dengan thuma’ninah, hal ini sesuai dengan sabda dari Nabi SAW yang mengatakan bahwa “kemudian tegakkanlah badan (I’tidal) dan thuma’ninalah.”

Sujud

Sujud adalah rukun sholat yang dilakukan setelah posisi I’tidal. Kemudian, harus Anda ketahui pula bahwa sujud adalah posisi dimana paling dekatnya seorang hamba dengan Allah. Maka, sebaiknya bila Anda sedang dalam posisi ini buatlah menjadi lama. Namun, bila Anda seorang imam, maka jangan terlalu lama dalam melaksanakan sujud. Karena tidak semua para jamaah menyukai sujud yang lama.
Ketika sedang melakukan sujud maka hendaklah dilalukan pada bagian tujuh anggota tubuh yakni telapak tangan kanan dan kiri, lutut kanan serta kiri, ujung kaki sebelah kanan dan kiri, serta dahi dan juga hidung. Hal ini sesuai dengan sabda dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang artinya:
“Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bagian anggota badan: (1) Dahi (termasuk juga hidung, beliau mengisyaratkan dengan tangannya), (2, 3) telapak tangan kanan dan kiri, (4, 5) lutut kanan dan kiri, dan (6, 7) ujung kaki kanan dan kiri.”

Duduk antara dua sujud

Duduk antara dua sujud merupakan duduk yang dilaksanakan setelah melaksanakan sujud yang pertama. Karena dari posisi sujud ini, Anda harus kembali pada sujud yang ke 2. Hal ini karena sujud memang dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setiap rakaat sholat.
Dalam pelaksanaan duduk antara dua sujud juga sebaiknya jangan dilakukan dengan sebentar, minimal dengan tuma’ninah yakni dengan disertai ucapan “subhanallah”. Selain itu didukung juga dengan sabda dari Baginda Nabi Rasulullah SAW yang artinya:
“kemudian sujudlah dan thuma’ninahlah ketika sujud. Lalu bangkitlah dari sujud dan thuma’ninahlah ketika duduk. Kemudian sujudlah kembali dan thuma’ninahlah ketika sujud.”

Duduk Tahiyyat Akhir

Sebagaimana Anda ketahui bahwa duduk tahiyyat akhir merupakan duduk yang mana dilakukan setelah semua rukun sholat telah ditunaikan dan juga sudah sampai pada rakaat terakhir. Maka dari itu, disebutlah dengan duduk tahiyyat akhir. Selain itu, ada juga duduk tahiyyat awal.
Akan tetapi, hukum untuk tahiyyat awal ialah sunnah. Walaupun sunnah, tetap saja sangat dianjurkan sekali untuk dilaksanakan dalam sholat.

Membaca Tahiyyat Akhir

Rukun Sholat 10 - Bacaan Tahiyat

Ketika dalam posisi tahiyyat akhir maka sangat wajib sekali untuk membaca tahiyyat akhir itu sendiri. Inilah yang menjadi alasan dimasukkannya dalam rukun sholat. Rukun sholat yang berkenaan dengan membaca doa tahiyyat khir itu sangat perlu sekali untuk diperhatikan dengan teliti. Hal ini karena bila terjadi kesalahan dalam membaca doa ini akan membuat sholat Anda tidak sah.

Sholawat

Shalawat adalah salah satu dari rukun sholat yang wajib untuk dibaca. Selain itu, untuk letak wajibnya adalah ketika membaca doa tahiyyat akhir. Ini berarti bahwa sholat akan menjadi tidak sah bila tidak dibacakan doa tahiyyat akhir. Maka dari itu, sangat penting sekali untuk membaca sholat dengan sebaik-baiknya agar nantinya sholat menjadi sah.

Salam

rukun Sholat 12 - Salam

Salam dalam rukun sholat adalah ucapan yang mana dilakukan terakhir oleh semua muslim yang mengerjakan sholat. Tanpa disertai salam, maka sholat akan menjadi tidak sah. Selain itu, bila dilakukan dengan tidak benar juga akan membuat sholat menjadi tidak sah juga. Maka dari itu, sangat diperhatikan sekali dalam membaca salam yang benar.
Adapun model ucapan salam itu ada empat, yakni:

  1. Salam ke kanan dengan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, kemudian dilanjutkan dengan salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.
  2. Salam ke kanan, “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah wa barokatuh”, dan salam ke sebelah kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.
  3. Salam ke sebelah kanan´”Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, kemudian salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum’’.
  4. Salam sekali ke kanan “Assalamu’alaikum”.

Tertib

Tertib adalah rukun sholat yang paling akhir. Rukun ini bukanlah tentang ucapan maupun gerakan. Namun, lebih ke rukun yang diharuskan agar rukun sholat yang telah dilakukan itu secara berurutan. Maksudnya itu, bukan dengan keadaan terbalik-balik ataupun selang-seling. Oleh sebab itu, sangat penting sekali untuk tertib ketika sedang melaksanakan sholat.

Hukum Rukun Sholat

Hukum Rukun Sholat

Hukum dari rukun sholat itu adalah wajib. Ini artinya bila ada salah satu rukun sholat yang tidak dilaksanakan, maka akan berakibat pada sholatnya yang menjadi tidak sah. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan sekali agar sempurna dalam sholatnya atau sholat menjadi sah.
Hukum yang berlaku dalam rukun sholat ini tentunya tidak dapat ditolerir, kecuali bila memang sedang tidak mampu atau tidak dapat mengerjakannya karena hal tertentu yang dilarang islam. Maka itu bisa dimaafkan.
Akan tetapi, tidak ada salahnya kan untuk terus mencoba dan belajar secara maksimal dalam mengikuti secara tertib dari rukun sholat ini. Karena Anda sedang menghadap Allah Sang Pemilik kerajaan di langit dan di bumi. Maka, maksimalkan dengan baik rukun sholat Anda.

Sunnah Rukun Sholat

Sunnah Rukun Sholat

Sebenarnya banyak sekali ya untuk urusan sunnah yang dapat dikerjakan ketika melaksanakan sholat. Namun, dalam artikel ini akan dibahas beberapa saja, diantaranya:

  1. Membaca doa iftitah
  2. Membaca surat setelah membaca Al-fatihah
  3. Membaca doa ruku’
  4. Membaca doa I’tidal
  5. Membaca doa sujud
  6. Membaca doa duduk antara dua sujud
  7. Melaksanakan duduk tahiyyat awa;
  8. Membaca secara detail tentang sholawat ibrahimiyah ketika melaksanakan tahiyyat akhir
  9. Membaca doa perlindungan dari bahaya dajjal dan lain sebagainya ketika dalam posisi tahiyyat akhir.

Rukun sholat serta Kepentingannya

Rukun sholat serta Kepentingannya

Menunaikan seluruh rukun sholat secara runtut dan tertib adalah termasuk dalam kepentingan yang sangat luar biasa. Hal ini karena berkaitan dengan sah atau tidak suatu sholat yang sedang dilaksanakan.
Maka dari itu, tentunya sangat penting sekali untuk mempelajari hal penting ini karena besarnya dari resiko yang mungkin akan timbul karena lalai dalam menunaikan rukun sholat ini. Selain itu, bila Anda juga masih belum bisa melakukan sholat dengan benar, tetaplah belajar mengenai rukun sholat ini dengan baik. Jangan sampai Anda menyerah dan mengesampingkan hal penting ini. Karena sholat adalah tiang dari agama islam itu sendiri.

Arti Tiap Gerakan Sholat

Arti Tiap Gerakan Sholat

Sholat adalah tiang dari agama islam, maka dari itu sebagai seorang muslim wajib untuk melaksanakan ibadah wajib ini dalam lima waktu pada tiap harinya. Selain itu, ketika melakukan rukun sholat ada beberapa arti tiap-tiap gerakan yang sedang dikerjakan, antara lain:

  1. Niat, dengan melaksanakan niat yang baik dan sesuai ajaran agama maka akan dilapangkan alam kuburnya yang mana merupakan tempat peristirahatan terakhir di dunia ini.
  2. Berdiri, sebagai tikar dalam kubur.
  3. Takhiratul ihram, sebagai penerangan dalam alam kubur.
  4. Membaca Al fatihah, sebagai pakaian yang indah dalam kubur
  5. Ruku’, sebagai kendaraan di padang mahsyar
  6. I’tidal, sebagai payung di padang mahsyar
  7. Sujud, sebagai air minum Al Kautsar dalam alam kubur
  8. Duduk antara dua sujud, untuk menjawab pertanyaan dari malaikat munkar dan nakir
  9. Tahiyat awal, sebagai dinding dari api neraka
  10. Tahiyat akhir, sebagai dinding titian dalam sirotol mustaqim

Selain itu ada juga faedah daripada mengerjakan setiap rukun islam dalam sholat fardu yakni akan mendapat balasannya ketika masih di dunis seperti menjadikan tentram dan tenang hati Anda, membaikkan akhlak Anda agar mencegah dari segala perbuatan yang keji dan mungkar. Selain itu, juga Anda akan mendapati sejumlah balasan di alam kubur dan di hari kebangkitan kelak.

Dari penjelasan ini, maka Anda akan menjadi lebih memahami mengenai arti pentingnya rukun sholat dan memahami setiap gerakan-gerakannya dengan baik. Jangan lupa juga untuk mempraktekannya secara langsung ketika menunaikan sholat.

Sekian pembahasan Rukun Sholat, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.