Sholat Dzuhur

Sholat merupakan salah satu bentuk ibadah yang hukumnya wajib dilaksanakan oleh umat islam di seluruh dunia (yaitu sholat fardhu). Antara lain adalah sholat isya’, sholat shubuh, sholat dzuhur, sholat ashar dan sholat maghrib. Namun, sholat juga ada yang hukumnya sunnah sehingga jika tidak dikerjakan tidak mendapat dosa dan jika dikerjakan mendapat pahala.

Sholat dapat dilakukan sendiri atau pun berjamaah. Namun, lebih utama jika dilakukan secara berjamaah. Hal ini dikarenakan pahala orang yang sholatnya berjamaah lebih besar dibandingkan sholat sendiri, yaitu 27 derajat. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk selalu sholat berjamaah di masjid.  

Syarat Syah Sholat Fardhu

Syarat syahnya sholat fardhu (yaitu terdiri atas sholat isya’, shubuh, dzuhur, asyar dan maghrib) sama. Apabila Anda tidak memenuhi salah satu syaratnya maka sholat Anda tidak syah. Oleh karena itu, orang yang menjalankan sholat harus memenuhi syarat – syarat yang telah dicontohkan oleh Rasulullah.

Syarat wajib sholat antara lain adalah sebagai berikut:

  • Islam

Orang islam wajib menjalankan sholat sehari lima kali.  Perintah sholat telah dijelaskan di dalam Al – Qur’an, oleh karena itu orang islam yang meninggalkan sholat akan mendapatkan dosa. Dengan demikian orang yang bukan islam tidak diwajibkan untuk sholat.

  • Baligh

Orang islam yang wajib menjalankan sholat adalah orang yang sudah baligh atau dewasa. Ciri – cirinya adalah sudah berumur lebih dari 12 tahun, telah mengalami mimpi basah untuk anak laki – laki. Bagi wanita ditandai dengan keluarnya darah haid atau yang dikenal sebagai menstruasi.  

  • Berakal sehat

Umat muslim yang diwajibkan untuk melaksanakan sholat adalah yang berakal sehat. Sedangkan orang muslim yang hilang akal sehatnya maka tidak diwajibkan untuk melaksanakan sholat.

Syarat syahnya sholat antara lain adalah sebagai berikut:

  • Masuk waktu sholat

Perintah pelaksanaan sholat fardhu ketika sudah masuk waktunya seperti telah diperintahkan Allah yang tercantum di dalam Al – Qur’an surat An – Nissa’ ayat 103. Artinya adalah sebagai berikut:

“…. Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang – orang yang beriman.”

Dengan demikian maka sholat Anda tidak syah apabila dikerjakan diluar waktu sholat yang telah ditentukan. Namun, ada pengecualian yaitu jika ada halangan, contohnya adalah saat Anda melakukan perjalanan jarak jauh maka Anda dapat menjamak sholat.

  • Ketika sholat harus suci baik dari hadast yang kecil maupun hadast besar.

Allah berfirman di dalam surat Al Maidah ayat 6 yang artinya adalah sebagai berikut:

“Hai orang – orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku dan sapulah kepalamu serta basuh kakimu sampai dengan kedua mata kaki dan jika kamu junub maka mandilah …”

  •  Baju, badan dan tempat yang dipakai untuk sholat jelas kesuciannya dan tidak terkena najis
  • Menutupi aurat 

Batas aurat untuk laki – laki adalah antara pusar sampai lutut. Sedangkan aurat pada wanita antara lain adalah seluruh bagian tubuhnya kecuali bagian wajah dan telapak tangan.

  • Sholat harus menghadap kiblat

Sholat boleh dilaksanakan tidak menghadap ke arah kiblat dengan catatan Anda berada dalam kondisi takut atau saat dikendaraan. Hal ini senada dengan firman Allah di dalam surat Al Baqarah ayat 239 yang artinya adalah sebagai berikut:

“Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka sholatlah sambil berjalan atau berkendaraan ….”

Apabila Anda mencari arah kiblat lalu sholat menghadap ke arah yang Anda sangka kiblat dan apa yang Anda sangka itu salah maka Anda tidak diwajibkan untuk mengulang sholat tersebut.

Tata Cara Melaksanakan Sholat Dzuhur

Tata Cara Melaksanakan Sholat Dzuhur

Sholat dhuhur terdiri atas empat rakaat. Sholat tersebut dapat dilaksanakan secara munfarid (sendiri – sendiri) atau berjamaah. Namun, alangkah baiknya jika dilakukan secara berjamaah karena pahalanya lebih besar.

Ada pun sebelum sholat Anda dianjurkan untuk mengetahui rukun sholat, yaitu antara lain adalah niat, takbiratul ikhram, berdiri bagi orang yang mampu (jika tidak bisa maka Anda dapat duduk atau berbaring), membaca surat Al – Fatihah, rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, duduk tasyahud.

Selanjutnya membaca doa tasyahud akhir, membaca sholawat Nabi Muhammad saw, membaca salam dan terakhir melaksanakan rukun sholat secara urut.

Berikut ini adalah tata cara menjalankan sholat dzuhur:

  • Membaca Niat

Niat dalam sholat diucapkan dengan berdiri. Niat yang dibaca antara makmum dan imam berbeda. Berikut ini adalah lafal niat yang dilakukan saat Anda akan melaksanakan sholat dhuhur:

“Ushollii fardho dhuhri arba’a roka’atim mustaqbilal qiblati adaa’an  ma’muuman (untuk makmun) atau  imaaman (untuk imam) lillaahi ta’aala.

Artinya adalah: ”Aku niat sholat dhuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala“.

  • Mengucapkan takbir sembari kedua tangan diangkat sejajar dengan telinga
  • Sholat diwajibkan untuk berdiri bagi yang mampu

Apabila Anda tidak mampu berdiri maka Anda dapat sholat dengan duduk atau berbaring

  • Kedua tangan diletakkan di perut yang mana tangan kanan berada di atas. Setelah itu, Anda membaca doa iftitah.
  • Rakaat Pertama

Setelah membaca doa iftitah selanjutnya adalah membaca Al – Fatihah lalu dilanjutkan dengan membaca surat pendek. Selanjutnya tangan diangkat hingga sejajar dengan telinga lalu bersiap rukuk. Pada saat rukuk posisi tangan berada di lutut.

Saat Anda melakukan rukuk maka badan membungkuk dan bagian punggungnya lurus. Setelah itu, punggung dan bagian kepala rata kemudian membaca doa untuk rukuk.  

Setelah rukuk, Anda berdiri lagi dengan posisi badan tegak, tangan sejajar dengan telinga. Setelah posisi sempurna Anda membaca doa i’tidal.

Setelah itu, Anda melakukan sujud. Saat sujud dahi menempel pada lantai sembari membaca doa. Lalu, duduk dan membaca doa diantara dua sujud. Setelah itu, Anda kembali sujud lagi, membaca doa dan kembali berdiri tegak.

  • Rakaat Kedua

Gerakan pada rakaat kedua antara lain adalah berdiri tegak sembari membaca Al – Fatihah dan surat pendek. Setelah itu, melakukan gerakan rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud kemudian sujud lagi dan duduk tasyahud sembari membaca tahiyat awal. Lalu, Anda berdiri lagi.

Tata cara melakukan duduk tasyahud  yang benar adalah: pertama, Anda duduk dengan posisi pada bagian pangkal paha kiri. Selanjutnya kaki kiri keluar dari bagian bawahnya. Posisi untuk kaki kanan tetap tegak.

Posisi tangan kanan dan kiri berbeda, yaitu tangan kanan di atas paha lalu bagian jari posisinya menggenggam serta posisi jari telunjuk menjuntai. Sedangkan untuk tangan kiri juga diletakkan di atas paha kiri dengan posisi jari mengembang.  

  • Rakaat Ketiga

Gerakan pada rakaat ketiga antara lain adalah berdiri tegak sembari membaca Al – Fatihah dan surat pendek. Setelah itu, melakukan gerakan rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud kemudian sujud lagi. Setelah itu kembali berdiri tegak.

  • Rakaat Keempat

Gerakan pada rakaat keempat antara lain adalah berdiri tegak sembari membaca Al – Fatihah dan surat pendek. Setelah itu, melakukan gerakan rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud kemudian sujud lagi dan duduk sembari membaca tahiyat akhir.

Cara melakukan duduk tasyahud pada rakaat terakhir ini sama dengan cara duduk tasyahud pada rakaat kedua.  

 Terakhir, Anda mengucap salam dengan cara kepala menengok ke kanan sembari mengucap salam, lalu kepala menengok ke kiri sembari mengucapkan salam.

Dzikir dan Doa setelah Sholat Dzuhur

Dzikir dan Doa setelah Sholat Dzuhur

Berikut ini adalah bacaan doa – doa yang dipanjatkan kepada Allah swt. setelah sholat fardhu yang di dalamnya termasuk sholat dzuhur:

  • Membaca Dzikir

Anda dianjurkan untuk mengawali doa dengan membaca dzikir, salah satunya adalah membaca istigfar. Hal ini dikarenakan di dalam istigfar mengandung makna seseorang yang meminta ampunan atas dosa – dosa yang telah kita lakukan kepada Allah swt baik yang disengaja atau pun tidak disengaja.

Dalam pelaksanaannya maka Anda dianjurkan untuk membaca istigfar minimal 7 kali. Sedangkan batas maksimalnya tidak ada karena Anda dapat mengucapkan istigfar sebanyak mungkin untuk setiap harinya.  

Anda dapat membaca shalawat minimal 7 kali dan maksimal tidak ada batasnya. Tujuan membaca sholawat adalah untuk mengagungkan Nabi Muhammad saw.

  • Membaca tasbih, takbir dan tahmid

Rasulullah saw mengajarkan kita untuk melakukan dzikir setelah sholat. Beliau bersabda yang artinya adalah sebagai berikut:

“Siapa yang bertasbih, bertahmid dan bertakbir setelah sholat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.(HR Malik)

  • Membaca doa untuk memohon keselamatan di dunia dan akhirat

Keistimewaan seeorang yang berdzikir setelah melaksanakan sholat antara lain adalah sebagai berikut:

  • Anda mendapatkan pahala yang besar.

Hal ini dikarenakan dzikir merupakan suatu amalan yang bernilai ibadah yang telah Allah perintahkan kepada hamba-Nya.

  • Menghapus dosa – dosa

Dengan mengamalkan berdzikir maka Allah  akan mengampuni dosa – dosa Anda.

  • Menjadi orang yang akan diingat oleh Allah swt

Hal ini senada dengan firman Allah dalam surat Al – Baqarah ayat 52 yang artinya adalah sebagai berikut:

“Maka ingatlah kepada – Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada – Ku dan janganlah kamu ingkar kepada – Ku.”

  1. Orang yang sering berdzikir kepada Allah maka haram baginya neraka dan menjadi jalan untuk masuk ke surga
  2. Meningkatkan kekhusukan saat berdoa setelah sholat
  3. Semakin mendekatkan diri kita kepada Allah swt.
  4. Meningkatkan keimanan seseorang
  5. Dzikir dapat menenangkan hati

Hal ini senada dengan firman Allah swt dalam surat Ar – Ra’d ayat 28 yang artinya adalah sebagai berikut:

“(yaitu) orang – orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.”

  • Anda akan dijauhkan dari godaan setan

Setan sangat senang menggoda manusia, salah satunya adalah akan menggoda saat sholat sehingga membuat sholat kita tidak khusuk dan menjadi terburu – buru. Oleh karena itu, dengan berdzikir kepada Allah dapat menjadi benteng bagi kita sehingga  kita tidak tergoda dengan rayuan setan.

  • Berdzikir dapat melembutkan hati
  • Meningkatkan derajat seseorang

Orang yang banyak melakukan dzikir maka memiliki derajat yang lebih tinggi disisi Allah swt. Hal ini dikarenakan orang tersebut telah menghabiskan banyak waktunya untuk berdzikir dan mengingat Allah swt.  

Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah Dzuhur

Sholat qobliyah dan ba’diyah dzuhur hukumnya sunnah sehingga jika dikerjakan akan mendapatkan pahala. Namun, apabila tidak dikerjakan tidak berdosa.  Perbedaan diantara kedua sholat sunnah tersebut adalah untuk sholat qobliyah maka dikerjakan sebelum menjalankan sholat dhuhur. Sedangkan sholat ba’diyah dilaksanakan setelah sholat dzuhur.  

Pada pelaksanaan sholat qobliyah dan ba’diyah dzuhur ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain adalah seperti berikut:

  1. Tidak diawali dengan adzan dan iqamah
  2. Dikerjakan sendiri dan tidak berjamaah
  3. Bacaan sholat tidak dikeraskan
  4. Sholat tersebut dikerjakan 2 rakaat. Namun, apabila 4 rakaat maka dilakukan dua kali salam
  5. Anda dianjurkan untuk berpindah posisi dari posisi sholat fardhu

Cara untuk melaksanakan sholat qobliyah dan ba’diyah dzuhur sama dengan sholat sunnah lainnya, yaitu pertama mengucapkan niat. Bunyi niat sholat sunnah tersebut adalah sebagai berikut:

 “Usholli sunnatazh-zhuhri rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat sholat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

“Usholli sunnatazh-huhri rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat sholat sunnah setelah dzuhur dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala”

Setelah itu, Anda melakukan takbiratul ihram lalu membaca surat Al – Fatihah, rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud lalu sujud kembali. Lalu, Anda berdiri untuk menjalankan rakaat kedua. Langkah – langkahnya sama dari membaca surat hingga sujud.

Selanjutnya setelah sujud Anda duduk tasyahut dan membaca tahiyat hingga selesai, lalu diakhiri dengan salam sembari menengok ke sebelah kanan dan ke sebelah kiri.

Dosa orang yang Meninggalkan Sholat Fardhu

Sholat dzuhur merupakan salah satu sholat fardhu yang hukumnya wajib. Oleh karena itu, apabila Anda meninggalkan sholat tersebut maka Anda akan mendapatkan dosa. Berikut ini adalah beberapa akibat seseorang meninggalkan sholat dzuhur dan sholat fardhu lainnya:

  1. Allah swt akan mengurangi keberkahan umurnya
  2. Rezekinya akan dipersulit
  3. Allah akan menghapus tanda bahwa orang itu shaleh di wajah orang yang meninggalkan sholat
  4. Apabila Anda meninggalkan sholat maka tidak memiliki tempat di dalam agama islam.
  5. Anda tidak akan mendapatkan pahala dari kebaikan yang telah Anda lakukan
  6. Doa yang Anda panjatkan tidak akan dikabulkan oleh Allah swt
  7. Pada saat sakaratul maut orang yang meninggalkan sholat berada dalam kondisi hina
  8. Orang tersebut akan mati dalam keadaan sangat lapar dan sangat haus
  9. Saat di dalam kubur akan disempitkan kuburnya
  10. Orang yang meninggalkan sholat kuburannya gelap dan akan disiksa hingga tiba hari kiamat.
  11. Mendapatkan azab yang pedih di neraka

Ada pun dosa orang yang meninggalkan sholat fardhu adalah sebagai berikut ini:

  1. Orang yang meninggalkan sholat shubuh satu kali akan dimasukkan ke dalam neraka hingga 30 tahun, yaitu sama halnya dengan 60.000 hidup di dunia.
  2. Orang yang meninggalkan sholat dzuhur akan mendapatkan dosa seperti membunuh 1.000 umat islam
  3. Apabila Anda meninggalkann sholat asyar maka dosanya seperti orang yang meruntuhkan ka’bah
  4. Orang yang meninggalkan sholat maghrib akan mendapatkan dosa seperti berzina dengan orang tua
  5. Sholat isya’ apabila ditinggalkan maka Anda tidak mendapatkan ridho dari Allah untuk tinggal di bumi

Berikut ini adalah beberapa sumber referensi dalil yang tercantum di dalam Al – Qur’an atau hadist tentang orang yang meninggalkan sholat:

  •  Allah swt berfirman di dalam Al – Qur’an surat Maryam ayat 59 – 60 yang artinya adalah seperti berikut ini:

“Kemudian datanglah setelah mereka, pengganti yang mengabaikan salat dan mengikuti keinginannya, maka mereka kelak akan tersesat. Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dizalimi (dirugikan sedikit pun.”

  • Allah juga berfirman di dalam Al – Qur’an surat At – Taubah ayat 11 yang artinya adalah sebagai berikut:

“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka mereka adalah saudara – saudaramu seagama. Kami menjelaskan ayat – ayat itu bagi orang – orang yang mengetahui.”

  • Di dalam hadist riwayat Muslim No 257 mengungkapkan bahwa Rasulullah saw. bersabda yang berbunyi seperti berikut ini:

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ

Artinya adalah sebagai berikut: “Pembatas antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan sholat.”

Sholat Dzuhur untuk Wanita Di Hari Jum’at

Waktu sholat sudah ditentukan, untuk sholat dzuhur waktunya dimulai dari matahari tergelincir ke barat yang ditandai dengan bayangan benda dan tinggi bendanya sama panjang. Hal senada seperti yang tercantum dalam hadist riwayat Muslim no 612, Rasululah bersabda yang artinya berbunyi seperti berikut ini:

“Waktu dzuhur sejak matahari tergelincir sampai bayangan orang sama dengan tingginya, sebelum masuk waktu asar.”

Berdasarkan hadist di atas dapat kita ketahui bahwa seorang wanita dapat melaksanakan sholat dzuhur setelah masuk waktu dzuhur mekipun sholat jumat belum selesai. Tepatnya yaitu saat matahari mulai tergelincir ke arah barat.

Betapa pentingnya menjalankan sholat fardhu, salah satunya adalah sholat dzuhur. Anda jangan sampai meninggalkan sholat tersebut agar Anda tidak berdosa. Hal ini dikarenakan orang yang meninggalkan sholat maka akan mendapatkan hukuman dan siksaan dari Allah swt.

Sekian pembahasan Sholat Dzuhur, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.