Surat Al Waqiah, Surat Seribu Dinar

Surat Al Waqiah adalah surah ke 56 di ayat suci Al-Qur’an dan terdapat pada juz ke-27, surah ini memiliki sebanyak 96 ayat yang terkandung di dalamnya. Al Waqiah berasal dari bacaan ayat pertama di surah ini, Al Waqiah sendiri memiliki arti “Hari Kiamat “ jika diterjemahkan di dalam Bahasa Indonesia. Surah Al Waqiah tergolong pada surah Makkiyah karena turun di Kota Suci Mekkah.

Surah Al Waqiah berisi tentang kejadian-kejadian yang akan terjadi saat hari kiamat tiba. Di surah ini dijelaskan adanya penggolongan manusia saat hari kiamat yaitu golongan kanan, golongan kiri, dan golongan yang terdahulu telah beriman. Di surah ini juga dijelaskan balasan atas golongan terdahulu yang telah beriman dan golongan kanan, serta azab yang akan diterima oleh golongan kiri.

Surat Al Waqiah Beserta Artinya

Surat Al Waqiah Beserta Artinya

إِذَاوَقَعَتِالْوَاقِعَةُ﴿١﴾لَيْسَلِوَقْعَتِهَاكَاذِبَةٌ﴿٢﴾خَافِضَةٌرَّافِعَةٌ﴿٣﴾إِذَارُجَّتِالْأَرْضُرَجًّا﴿٤﴾وَبُسَّتِالْجِبَالُبَسًّا﴿٥﴾فَكَانَتْهَبَاءًمُّنبَثًّا﴿٦﴾وَكُنتُمْأَزْوَاجًاثَلَاثَةً﴿٧﴾فَأَصْحَابُالْمَيْمَنَةِمَاأَصْحَابُالْمَيْمَنَةِ﴿٨﴾وَأَصْحَابُالْمَشْأَمَةِمَاأَصْحَابُالْمَشْأَمَةِ﴿٩﴾وَالسَّابِقُونَالسَّابِقُونَ﴿١٠﴾أُولَـٰئِكَالْمُقَرَّبُونَ﴿١١﴾فِيجَنَّاتِالنَّعِيمِ﴿١٢﴾ثُلَّةٌمِّنَالْأَوَّلِينَ﴿١٣﴾وَقَلِيلٌمِّنَالْآخِرِينَ﴿١٤﴾عَلَىٰسُرُرٍمَّوْضُونَةٍ﴿١٥﴾مُّتَّكِئِينَعَلَيْهَامُتَقَابِلِينَ﴿١٦﴾يَطُوفُعَلَيْهِمْوِلْدَانٌمُّخَلَّدُونَ﴿١٧﴾بِأَكْوَابٍوَأَبَارِيقَوَكَأْسٍمِّنمَّعِينٍ﴿١٨﴾لَّايُصَدَّعُونَعَنْهَاوَلَايُنزِفُونَ﴿١٩﴾وَفَاكِهَةٍمِّمَّايَتَخَيَّرُونَ﴿٢٠﴾وَلَحْمِطَيْرٍمِّمَّايَشْتَهُونَ﴿٢١﴾وَحُورٌعِينٌ﴿٢٢﴾كَأَمْثَالِاللُّؤْلُؤِالْمَكْنُونِ﴿٢٣﴾جَزَاءًبِمَاكَانُوايَعْمَلُونَ﴿٢٤﴾لَايَسْمَعُونَفِيهَالَغْوًاوَلَاتَأْثِيمًا﴿٢٥﴾إِلَّاقِيلًاسَلَامًاسَلَامًا﴿٢٦﴾وَأَصْحَابُالْيَمِينِمَاأَصْحَابُالْيَمِينِ﴿٢٧﴾فِيسِدْرٍمَّخْضُودٍ﴿٢٨﴾وَطَلْحٍمَّنضُودٍ﴿٢٩﴾وَظِلٍّمَّمْدُودٍ﴿٣٠﴾وَمَاءٍمَّسْكُوبٍ﴿٣١﴾وَفَاكِهَةٍكَثِيرَةٍ﴿٣٢﴾لَّامَقْطُوعَةٍوَلَامَمْنُوعَةٍ﴿٣٣﴾وَفُرُشٍمَّرْفُوعَةٍ﴿٣٤﴾إِنَّاأَنشَأْنَاهُنَّإِنشَاءً﴿٣٥﴾فَجَعَلْنَاهُنَّأَبْكَارًا﴿٣٦﴾عُرُبًاأَتْرَابًا﴿٣٧﴾لِّأَصْحَابِالْيَمِينِ﴿٣٨﴾ثُلَّةٌمِّنَالْأَوَّلِينَ﴿٣٩﴾وَثُلَّةٌمِّنَالْآخِرِينَ﴿٤٠﴾وَأَصْحَابُالشِّمَالِمَاأَصْحَابُالشِّمَالِ﴿٤١﴾فِيسَمُومٍوَحَمِيمٍ﴿٤٢﴾وَظِلٍّمِّنيَحْمُومٍ﴿٤٣﴾لَّابَارِدٍوَلَاكَرِيمٍ﴿٤٤﴾إِنَّهُمْكَانُواقَبْلَذَ‌ٰلِكَمُتْرَفِينَ﴿٤٥﴾وَكَانُوايُصِرُّونَعَلَىالْحِنثِالْعَظِيمِ﴿٤٦﴾وَكَانُوايَقُولُونَأَئِذَامِتْنَاوَكُنَّاتُرَابًاوَعِظَامًاأَإِنَّالَمَبْعُوثُونَ﴿٤٧﴾أَوَآبَاؤُنَاالْأَوَّلُونَ﴿٤٨﴾قُلْإِنَّالْأَوَّلِينَوَالْآخِرِينَ﴿٤٩﴾لَمَجْمُوعُونَإِلَىٰمِيقَاتِيَوْمٍمَّعْلُومٍ﴿٥٠﴾ثُمَّإِنَّكُمْأَيُّهَاالضَّالُّونَالْمُكَذِّبُونَ﴿٥١﴾لَآكِلُونَمِنشَجَرٍمِّنزَقُّومٍ﴿٥٢﴾فَمَالِئُونَمِنْهَاالْبُطُونَ﴿٥٣﴾فَشَارِبُونَعَلَيْهِمِنَالْحَمِيمِ﴿٥٤﴾فَشَارِبُونَشُرْبَالْهِيمِ﴿٥٥﴾هَـٰذَانُزُلُهُمْيَوْمَالدِّينِ﴿٥٦﴾نَحْنُخَلَقْنَاكُمْفَلَوْلَاتُصَدِّقُونَ﴿٥٧﴾أَفَرَأَيْتُممَّاتُمْنُونَ﴿٥٨﴾أَأَنتُمْتَخْلُقُونَهُأَمْنَحْنُالْخَالِقُونَ﴿٥٩﴾نَحْنُقَدَّرْنَابَيْنَكُمُالْمَوْتَوَمَانَحْنُبِمَسْبُوقِينَ﴿٦٠﴾عَلَىٰأَننُّبَدِّلَأَمْثَالَكُمْوَنُنشِئَكُمْفِيمَالَاتَعْلَمُونَ﴿٦١﴾وَلَقَدْعَلِمْتُمُالنَّشْأَةَالْأُولَىٰفَلَوْلَاتَذَكَّرُونَ﴿٦٢﴾أَفَرَأَيْتُممَّاتَحْرُثُونَ﴿٦٣﴾أَأَنتُمْتَزْرَعُونَهُأَمْنَحْنُالزَّارِعُونَ﴿٦٤﴾لَوْنَشَاءُلَجَعَلْنَاهُحُطَامًافَظَلْتُمْتَفَكَّهُونَ﴿٦٥﴾إِنَّالَمُغْرَمُونَ﴿٦٦﴾بَلْنَحْنُمَحْرُومُونَ﴿٦٧﴾أَفَرَأَيْتُمُالْمَاءَالَّذِيتَشْرَبُونَ﴿٦٨﴾أَأَنتُمْأَنزَلْتُمُوهُمِنَالْمُزْنِأَمْنَحْنُالْمُنزِلُونَ﴿٦٩﴾لَوْنَشَاءُجَعَلْنَاهُأُجَاجًافَلَوْلَاتَشْكُرُونَ﴿٧٠﴾أَفَرَأَيْتُمُالنَّارَالَّتِيتُورُونَ﴿٧١﴾أَأَنتُمْأَنشَأْتُمْشَجَرَتَهَاأَمْنَحْنُالْمُنشِئُونَ﴿٧٢﴾نَحْنُجَعَلْنَاهَاتَذْكِرَةًوَمَتَاعًالِّلْمُقْوِينَ﴿٧٣﴾فَسَبِّحْبِاسْمِرَبِّكَالْعَظِيمِ﴿٧٤﴾۞ فَلَاأُقْسِمُبِمَوَاقِعِالنُّجُومِ﴿٧٥﴾وَإِنَّهُلَقَسَمٌلَّوْتَعْلَمُونَعَظِيمٌ﴿٧٦﴾إِنَّهُلَقُرْآنٌكَرِيمٌ﴿٧٧﴾فِيكِتَابٍمَّكْنُونٍ﴿٧٨﴾لَّايَمَسُّهُإِلَّاالْمُطَهَّرُونَ﴿٧٩﴾تَنزِيلٌمِّنرَّبِّالْعَالَمِينَ﴿٨٠﴾أَفَبِهَـٰذَاالْحَدِيثِأَنتُممُّدْهِنُونَ﴿٨١﴾وَتَجْعَلُونَرِزْقَكُمْأَنَّكُمْتُكَذِّبُونَ﴿٨٢﴾فَلَوْلَاإِذَابَلَغَتِالْحُلْقُومَ﴿٨٣﴾وَأَنتُمْحِينَئِذٍتَنظُرُونَ﴿٨٤﴾وَنَحْنُأَقْرَبُإِلَيْهِمِنكُمْوَلَـٰكِنلَّاتُبْصِرُونَ﴿٨٥﴾فَلَوْلَاإِنكُنتُمْغَيْرَمَدِينِينَ﴿٨٦﴾تَرْجِعُونَهَاإِنكُنتُمْصَادِقِينَ﴿٨٧﴾فَأَمَّاإِنكَانَمِنَالْمُقَرَّبِينَ﴿٨٨﴾فَرَوْحٌوَرَيْحَانٌوَجَنَّتُنَعِيمٍ﴿٨٩﴾وَأَمَّاإِنكَانَمِنْأَصْحَابِالْيَمِينِ﴿٩٠﴾فَسَلَامٌلَّكَمِنْأَصْحَابِالْيَمِينِ﴿٩١﴾وَأَمَّاإِنكَانَمِنَالْمُكَذِّبِينَالضَّالِّينَ﴿٩٢﴾فَنُزُلٌمِّنْحَمِيمٍ﴿٩٣﴾وَتَصْلِيَةُجَحِيمٍ﴿٩٤﴾إِنَّهَـٰذَالَهُوَحَقُّالْيَقِينِ﴿٩٥﴾فَسَبِّحْبِاسْمِرَبِّكَالْعَظِيمِ﴿٩٦﴾

Arti Surat Al Waqiah:

Tatkala sebuah Kemutlakan terlaksana, kelak tiada yang membantah kedatangan perkara tersebut; keadaan yang akan merendahkan maupun keadaan yang akan meninggikan; Tatkala bumi diguncangkan secara keras serta gunung-gunung diremukkan secara keras hingga menjadi debu berhamburan, kemudian kalian dibagi menjadi tiga golongan: Golongan Kanan; apakah Golongan Kanan itu? serta Golongan Kiri; apakah Golongan Kiri itu? Serta Golongan Utama, yakni golongan yang diutamakan; golongan ini merupakan golongan di dekatkan yang berada dalam Surga kesejahteraan; segolongan generasi terdahulu beserta sebagian kecil generasi terkemudian, golongan ini berada di tahta-tahta yang terpahat seraya golongan ini duduk sambil berhadap-hadapan; golongan ini dikelilingi oleh golongan muda abadi yang membawakan gelas, cerek serta piala berisi minuman yang diambil dari mata air mengalir; golongan ini tidak merasakan pening akibat itu bahwa golongan ini tiada mabuk, serta hidangan buah-buahan yang golongan kehendaki maupun hidangan daging burung yang golongan ini inginkan; disediakan pula para bidadari bermata indah laksana permata yang tersimpan baik, sebagai hadiah atas hal-hal yang telah golongan ini kerjakan; Tidaklah mereka mendengar disana; ocehan, serta tidak pula olok-olok; melainkan diserukan: “Damai!, Damai! “Ataupun Golongan Kanan, apakah Golongan Kanan itu? yakni golongan yang berada di tengah-tengah pepohonan bidara yang tak berduri serta pepohonan yang bersusun-susun, golongan yang dikaruniai naungan terbentang luas, aliran air yang tercurah, buah-buahan berlimpah yang tiada berkurang serta tidak terlarang beserta singgasana-singgasana yang nyaman; yang ke semuanya Kami hadirkan secara langsung, juga Kami sediakan untuk mereka, kaum bidadari perawan yang rupawan lagi sebaya untuk Golongan Kanan; segolongan generasi terdahulu beserta segolongan generasi terkemudian. Sedangkan Golongan Kiri, apakah Golongan Kiri itu? merupakan orang-orang yang dilanda angin yang membakar beserta air mendidih maupun berada dalam naungan asap pekat yang tiada sejuk juga tiada nyaman disebabkan sebelumnya orang-orang itu hidup bermewah-mewahan serta bertekun mengerjakan perbuatan-perbuatan tercela, bahkan orang-orang itu terbiasa mengatakan: “Apakah sewaktu kami telah mati sehingga kami telah menjadi debu maupun tulang belulang bahwa diri kami akan dibangkitkan kembali? apakah kaum leluhur kami yang terdahulu juga?” Katakanlah: “Sungguh generasi terdahulu beserta golongan terkemudian kelak pasti dihimpunkan di sebuah waktu yang telah ditetapkan, pada sebuah Hari yang dikenal; kemudian tentulah kalian, wahai golongan sesat yang mendustakan, pasti akan memakan pohon Zaqqum serta akan memenuhi perut kalian dengan itu, lalu kalian akan meminum air mendidih serta kalian akan minum menyerupai unta kehausan.” itulah hidangan untuk golongan demikian pada Hari Penghakiman. (Ayat:1-56)*.

Arti berikutnya dari Surat Al Waqiah:

Kamilah yang telah menciptakan diri kalian lalu mengapakah kalian tiada mengakui? maka apakah kalian memperhatikan tentang hal yang kalian pancarkan; apakah kalian yang menciptakan hal demikian, ataukah Kami yang menciptakan hal demikian? telah Kami tetapkan Kematian terhadap kalian; ketahuilah bahwa Kami takkan dapat dikalahkan supaya mengganti kalian dengan golongan yang serupa kalian; ataupun untuk menciptakan kalian kelak dalam wujud yang tidak kalian ketahui, sungguh kalian telah mengetahui penciptaan pertama lalu mengapakah kalian tidak memahami? Maka apakah kalian perhatikan tentang yang kalian taburkan? apakah kalian yang menumbuhkan itu ataukah Kami yang menumbuhkan itu? sekiranya Kami kehendaki, tentu Kami jadikan itu kering serta remuk hingga kalian merasa heran: “kita benar-benar merugi, bahkan kita sama sekali tak berdaya. “Maka apakah kalian perhatikan tentang air yang kalian minum? apakah kalian yang menurunkan itu dari awan ataukah Kami yang menurunkan itu? sekiranya Kami kehendaki niscaya Kami jadikan itu memiliki rasa asin lalu mengapakah kalian tidak bersyukur? Maka apakah kalian perhatikan tentang api yang kalian percikkan, apakah kalian yang menimbulkan itu ataukah Kami yang menimbulkan itu? Kami telah menjadikan itu sebagai peringatan serta bekal berguna untuk pengembara di gurun pasir; Maka semarakkan seraya memuji Nama Tuhanmu Yang Maha Agung. Maka Aku bersumpah demi orbit bintang-bintang; hal ini merupakan penegasan yang kuat sekiranya kalian mengetahui, bahwasanya Al-Qur’an ini merupakan sebuah Bacaan yang berharga dalam Kitab yang Terpelihara, tiada yang menjangkau hal ini selain golongan suci, hal yang dihadirkan dari Tuhannya semesta alam.(Ayat: 57-80)*.

Arti dari Ayat berikutnya dari Surat Al Waqiah:

Maka apakah kalian meremehkan Hadits ini? lalu apakah kalian mengganggap sebagai urusan kalian sendiri supaya kalian dapat membantah? juga mengapa ketika telah direnggut hingga mencapai tenggorokan: padahal kalian ketika itu memperhatikan bahkan Kami berada lebih dekat terhadap hal demikian dibanding kalian walaupun diri kalian tiada menyadari, lalu mengapakah jika kalian sama sekali tidak berada dalam kendali maka kalian tiada mengembalikan hal demikian apabila kalian memang golongan yang benar? Dan apabila orang itu termasuk Golongan yang dekat, maka orang itu meraih ketenteraman juga pencapaian beserta Surga kesejahteraan. Sedangkan apabila orang itu termasuk Golongan Kanan: “Maka kesejahteraan untuk kamu karena kamu termasuk Golongan Kanan. “Dan adapun sekiranya orang itu termasuk golongan pembantah yang sesat maka orang itu mendapat hidangan air mendidih serta dibakar di dalam Gejolak Api; Sungguh hal ini merupakan sebuah Kebenaran yang utuh, oleh sebab itu semarakkan Nama Tuhanmu Yang Maha Agung. (Ayat: 81-96)

Manfaat dan Faedah Membaca Surat Al Waqiah

Manfaat dan Faedah Membaca Surat Al Waqiah

1.Dijauhkan Dari Kemiskinan dan Kefakiran

Dengan membaca Surat Al Waqiah secara rutin atau Istikharah, maka dengan izin Allah SWT seseorang tersebut akan dijauhkan dari kemiskinan dan dihindarkan dari kefakiran untuk selama-lamanya.

  1. Memperoleh Kekayaan Tiada Batas

Apabila membaca Surah Al Waqiah sebanyak-banyaknya saat setelah salat wajib, maka insya Allah akan diturunkannya kekayaan tiada batas kepada seseorang tersebut. Apalagi jika kita membacanya saat malam hari seperti setelah salat tahajut, maka Surah Al Waqiah ini akan semakin terasa manfaatnya dalam mengatasi kekayaan di dunia.

  1. Dilancarkan Segala Sesuatu yang Berkaitan Dengan Rezeki

Dengan membaca Surat Al Waqiah dalam sekali duduk, maka semua Doa yang di panjatkan oleh orang tersebut akan dikabulkan, terutama Doa yang berhubungan dengan keberkahan dan kelancaran rezekinya, tak hanya itu kita juga akan mendapatkan rahmat dari rezeki yang kita terima jika membaca Surat Al Waqiah ini.

  1. Dijadikannya Seseorang yang Dermawan

Apabila membaca Surah Al Waqiah setelah salat wajib, maka akan didatangkan kekayaan kepadanya dan akan diluaskan rasa syukur yang dimilikinya, sehingga akan menjadikan orang tersebut menjadi seseorang yang dermawan.

  1. Melancarkan Keluarnya Roh Saat lakaratul Maut

Dengan membaca Surat Al Waqiah di dekat telinga orang yang sedang sakaratul maut, maka akan di ringankan, dipermudah, dan dipercepat keluarnya roh dari orang yang sedang mengalami sakaratul maut tersebut. Sehingga orang tersebut tidak terlalu menderita saat mengalami sakaratul maut yang konon katanya sangat menyakitkan.

  1. Meringankan Sakit

Membaca Surat Al Waqiah saat sedang mengalami sakit, maka akan diangkat dan disembuhkannya penyakit yang diderita. Bisa juga dibaca oleh orang untuk meringankan penyakit orang lain dengan membacanya di dekat orang tersebut. Surah ini juga dapat mencegah penyakit yang diderita untuk kembali lagi.

  1. Mempermudah Proses Persalinan

Dengan dibacanya Surah Al Waqiah di dekat orang yang sedang bersalin, maka akan dimudahkannya persalinan orang tersebut dan juga diberi keselamatan baik ibu maupun anak yang sedang dilahirkan. Selain itu diharapkan anak yang dilahirkan juga mendapat keberkahan dan juga akan menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

  1. Mendapat Syafaat di Hari Akhir

Manfaat paling utama tentu saja adalah mendapatkannya syafaat di hari akhir, jika membaca Surat Al Waqiah secara rutin dan dibuat sebagai bacaan wirid setelah salat. Bukan hanya syafaat melainkan keselamatan dan kenikmatan juga akan dirasakan saat hari pembalasan telah tiba.

  1. Mendapatkan Ketenangan Jiwa

Surah Al Waqiah juga bisa dibaca untuk menenangkan jiwa yang sedang gelisah, dengan membaca surah ini akan membuat hati lebih nyaman dan juga tenteram. Selain jiwanya kita juga akan mendapatkan ketenangan raga jika membaca Surat Al Waqiah tersebut.

  1. Mengajarkan Untuk Tauhid

Mengajarkan tauhid juga menjadi manfaat saat membaca Surat Al Waqiah, hal ini dikarenakan di dalam surah ini terdapat keesaan dan juga kekuasaan yang dimiliki oleh Allah SWT yang terceminkan dari pembalasan-pembalasan bagi orang mukmin, orang terdahulu yang beriman, dan orang kafir yang mendapatkan azab mengerikan saat hari kiamat nanti.

Waktu yang Tepat Membaca Surat Al Waqiah

Waktu yang Tepat Membaca Surat Al Waqiah

Surah Al Waqiah memiliki arti hari kiamat, namun menurut sabda Rasulullah SAW surah ini dapat menghilangkan dan menjauhkan dari kefakiran. Nah untuk membuat surah ini mujarab ada baiknya mengetahui waktu yang tepat untuk membacanya, waktu yang tepat tentunya adalah setelah melakukan salat wajib 5 waktu karena kita masih suci dan belum terkena hadas besar atau kecil.

Surah Al Waqiah sendiri memiliki 96 ayat dan tergolong banyak untuk dibaca dalam satu waktu, maka dari itu membaca surah ini saat malam hari adalah waktu yang tepat. Membacanya saat malam hari akan lebih khusyuk dan bisa memahami arti dari Surat Al Waqiah tersebut.

Doa Pengiring Surat Al Waqiah

Doa Pengiring Surat Al Waqiah

Surat Al Waqiah ada baiknya dibaca dengan surah-surah lainnya agar dapat lebih ampuh dalam mendatangkan rezeki. Surat Al-Fatihah adalah salah satunya, surah ini sangat cocok untuk dibaca sebelum membaca Surah Al Waqiah. Tak lupa surah-surah pendek seperti An-naas dan Al-Falaq juga bisa dibaca sebelum atau sesudah Surah Al Waqiah.

Selain Surah Al-Fatihah, An-naas, dan Al-Falaq kita juga bisa membaca wirid dan dzikir agar Surah Al Waqiah semakin mujarab dalam mendatangkan rezeki ataupun menjauhkan kefakiran.

Hikmah Dibalik Surat Al Waqiah

Hikmah Dibalik Surat Al Waqiah

1.Terhindar Dari Sikap Lalai di Dunia

Surat Al waqiah adalah surah yang memiliki banyak faedah, manfaat, serta hikmah yang terkandung di dalamnya. Salah satu hikmahnya adalah terhindarnya kita dari sikap lalai jika membaca dan mengamalkan surah ini, dalam sabda Rasulullah yang berbunyi “ Barang siapa yang membaca Surah Al Waqiah, maka ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lali “.

Dari hadis dan sabda Rasulullah di atas sudah bisa dipastikan surah ini memang dapat menghindarkan kita dari sikap lali di dunia.

  1. Mendapatkan Cinta Allah SWT

Hikmah berikutnya yang bisa didapatkan adalah cinta yang sangat besar dari Allah SWT, dari sebuah riwayat Imam Ja’far Ash Shodiq berkata “ Barang siapa yang membaca Surat Al Waqiah pada saat malam jum’at, maka ia akan dicintai oleh Allah SWT. Ia juga akan terhindar dari kefakiran, kesengsaraan, dan penyakit dunia “.

Dalam riwayat tersebut terpampang jelas bahwa surah ini memiliki hikmah yang sangat besar bagi pembacanya. Disini dilihatkan begitu banyak cinta Allah SWT kepada seseorang yang sering membaca Surah Al Waqiah ini, terutama saat dibaca pada malam jumat karena waktu ini adalah waktu utama dan memiliki keistimewaannya tersendiri.

  1. Dapat Mengetahui Sifat Penghuni Surga

Pada dasarnya memang Surat Al Waqiah adalah surah yang menjelaskan kondisi saat hari kiamat, namun disini juga terdapat sifat-sifat penghuni surga. Menurut riwayat Imam Ja’far Ash Shidiq berkata “ Barang siapa yang merindukan surga dan segala sifatnya, maka bacalah Surat Al Waqiah dan barang siapa yang ingin melihat sifat neraka maka bacalah Surah As Sajadah “.

Berdasarkan riwayat diatas dapat dijelaskan bahwa Surah ini menjelaskan secara detail sifat-sifat surga dan segala isinya.

  1. Memiliki Wajah Seperti Bulan Purnama Saat Bertemu Dengan Allah SWT

Hikmah terakhir yang tak kalah luar biasa adalah saat bertemu dengan Allah SWT dibuat wajahnya seperti cahaya bulan purnama. Hal ini telah dijelaskan oleh Imam Muhammad Al Baqir dalam riwayatnya ia berkata “ Barang siapa yang membaca Surat Al Waqiah sebelum tidur, maka ia akan berjumpa dengan Allah SWT dengan wajahnya yang bersinar seperti cahaya bulan purnama.

Dengan adanya riwayat tersebut Surah Al Waqiah terbukti memiliki hikmah yang sangat luar biasa, disini dapat dijelaskan bahwa Surah Al Waqiah juga berguna untuk membersihkan dan mensucikan diri.

Keistimewaan Surat Al Waqiah

Keistimewaan Surat Al Waqiah

1.Surah yang Dapat Menyita Banyak Perhatian Rasulullah SAW

Semua surat dalam ayat suci Al-Quran memiliki keistimewaannya tersendiri, namun Surah Al Waqiah ini bahkan dapat menyita perhatian dari Rasulullah SAW. Menurut riwayat Abu Ahwas, Abu Bakar As Shiddiq pernah bertanya pada Rasulullah SAW “ Surah apa yang menjadikan engkau tua ? “, maksud tua disini adalah kedekatannya dengan hari akhir.

Lalu Rasulullah SAW menjawab beberapa surah yang salah satunya adalah Surat Al Waqiah, disini beliau menunjukkan perhatian yang sangat besar terhadap surah ini. Mengingat surah ini menjelaskan keadaan manusia di hari akhir nanti.

  1. Surah yang Sangat Sering Dibaca Oleh Rasulullah SAW Saat Shalat Malam

Surah Al Waqiah juga memiliki keistimewaan lainnya yaitu surah yang sangat sering dibaca oleh Rasulullah saat menjalankan salat. Menurut riwayat mas’ud beliau sangat sering menggabungkan dua surah sekaligus dalam satu rakaat yang salah satunya adalah Surat Al Waqiah dan satunya lagi adalah nun ( Al Qalam ).

  1. Surah yang Dapat Menghindarkan Dari Kefakiran

Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa keistimewaan yang paling utama dari Surat Al Waqiah adalah menambah rezeki, menghindarkan dari kemiskinan, dan dijauhkan dari kefakiran. Sudah banyak hadits yang meriwayatkan bahwa surah ini memiliki keistimewaan tersebut, bahkan Rasulullah SAW banyak bersabda tentang surah ini karena keistimewaannya.

Nasihat di Dalam Surat Al Waqiah

Nasihat di Dalam Surat Al Waqiah

1.Mempersiapkan Diri Untuk Hari Kiamat

Surat Al Waqiah sebagian besar isi kandungannya adalah peringatan tentang hari akhir nanti, mulai dari nikmat yang akan diterima orang mukmin hingga azab yang akan diterima orang kafir. Tentu saja surah ini mengingatkan kita bahwa manusia kelak akan dikumpulkan menjadi satu saat hari kiamat dan akan digolongkan menjadi 3 golongan berbeda.

Untuk itu terdapat nasihat yang sangat penting terdapat pada surah ini, nasihat tersebut adalah persiapan kita sebagai manusia dalam menghadapi hari kiamat kelak.

  1. Kiat-kiat Untuk Lebih Meningkatkan Keimanan

Dengan adanya peringatan pada hari akhir, tentu saja hal tersebut akan membuat kita lebih beriman kepada Allah SWT. Di dalam Surat Al Waqiah memang benar-benar menunjukkan keesaan dan kekuasaan yang dimiliki oleh Allah SWT, di surah ini benar-benar memberi tahu kepada kita manusia jika apa yang kita perbuat di dunia akan mendapatkan pembalasan saat hari akhir tersebut.

Dengan adanya peringatan di Surat Al Waqiah sudah sepatutnya kuta untuk senantiasa meningkatkan iman dan selalu mendekatkan di kepada Yang Maha Kuasa.

  1. Proses Mendapatkan Ridho Allah

Segala sesuatu pastinya dibutuhkan perjuangan dan juga konsisten dalam menjalankannya, tak terkecuali kita sebagai umat mukmin diharuskan menjalankan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Semua hal ini telah dijelaskan secara jelas pada Surat Al Waqiah tentang nikmat seorang mukmin yang beriman.

Di surah ini juga sedikit dijelaskan tentang orang yang tidak akan mendapatkan ridho dari Allah SWT, orang tersebut adalah orang yang selalu menjauhkan diri dari Allah SWT. Karena itulah orang yang tidak mendapatkan ridhoNya akan celaka saat hari pembalasan telah tiba.

  1. Penjelasan Tentang Sebab Manusia Mendapatkan Balasan Saat Hari Kiamat

Surat Al Waqiah bukan hanya menerangkan nikmat orang mukmin dan azab orang kafir saja, namun disini juga dijelaskan tentang penyebab-penyebab yang bisa membuat seseorang mendapatkan pembalasan yang mereka alami.

Dengan mempelajari, membaca, serta mengamalkan isi kandungan Surat Al Waqiah diharapkan kita bisa mengetahui penyebab manusia bisa mendapatkan nikmat dan juga mendapatkan azab saat hari kiamat nanti. Jika sudah mengetahui penyebabnya sebisa mungkin kita mengerjakan hal baik dan menjauhi hal buruk supaya bisa selamat dan terhindar dari celaka saat hari pembalasan.

  1. Pembelajaran Bahwa Manusia Tidak Bisa Lari Dari Kematian

Surat Al Waqiah menjelaskan bahwa semua manusia di segala zaman akan dikumpulkan menjadi satu dan digolongkan menjadi 3, dari arti ini saja kita sudah bisa menyimpulkan bahwa seberapa keraspun kita mencoba untuk lari dari kematian hal itu tidak akan bisa karena kematian akan tetap dialami oleh seluruh umat manusia di segala zaman.

Dengan begini sudah seharusnya bisa membuat kita untuk meningkatkan iman dan senantiasa meminta ampun kepada Yang Maha Kuasa. Hal ini dikarenakan kematian bisa menimpa saja kapanpun dan dimanapun tanpa kita ketahui terlebih dahulu.

Keajaiban Surat Al Waqiah

Keajaiban Surat Al Waqiah

1.Surah pemberi rezeki

Surah Al Waqiah juga memiliki keajaiban, bahkan banyak sekali keajaiban yang bisa didapatlan ketika membaca dan memahami isi dari surah ini. Salah satunya adalah pemberi rezeki, yang memang sudah banyak diriwayatkan di beberapa hadis dan telah dibuktikan oleh banyak sekali manusia di dalam kehidupan nyata.

Banyak sekali kisah sukses dari orang biasa menjadi orang luar biasa karena senantiasa membaca surah ini secara konsisten atau istikharah. Kita bisa mencontoh kisah-kisah mereka yang memang telah membuktikan keajaiban dari Surat Al Waqiah tersebut.

  1. Surah Sifat Surga dan Neraka

Banyak dari kita yang belum mengetahui secara detail kondisi surga dan neraka, maka bacalah dan pahami arti dari Surat Al Waqiah ini. Hal ini dikarenakan di dalam surah ini benar-benar menjelaskan sifat dari surga ataupun sifat dari neraka, yang bahkan belum tentu kita temukan di surah lainnya.

Hal tersebut membuat surah ini semakin ajaib karena bisa menerangkan sifat-sifat tersebut yang bahkan diluar pikiran manusia sekalipun.

  1. Surah Pendekatan Diri

Maksud dari pendekatan diri yaitu semakin dekat dengan dunia kematian, hal ini disebabkan isi dari surah tersebut memang berisi dekatnya kematian dan hari pembalasan yang akan diterima oleh umat manusia kelak di hari kiamat.

Dengan membaca dan memahami artinya akan membuat kisa semakin dekat dengan Allah SWT dan membuat kita belajar tentang dunia dan akhirat secara mendalam.

Sekian pembahasan Surat Al Waqiah, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.