Waktu Mustajab Doa

Salah satu cara seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah dengan berdoa. Ketika manusia berdoa kepada Allah SWT pada waktu mustajab doa, dirinya akan semakin menyadari bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini hanyalah milik Allah SWT. Segala keinginan manusia yang didamba-dambakan tak akan menjadi kenyataan tanpa adanya persetujuan dari Allah.

Banyak doa manusia tidak dikabulkan oleh Allah, disarankan manusia berdoa di waktu-waktu tertentu agar doanya dikabulkan oleh Allah SWT. Allah SWT telah memberikan masing-masing waktu dengan keutamaan serta kemuliaan yang berbeda-beda. Diantara waktu tersebut, terdapat momen terbaik untuk berdoa, namun kebanyakan dari manusia melewatkan kesempatan baik itu.

Pengertian Doa

Setiap manusia pasti memiliki impian dan harapan dalam kehidupannya, berbagai cara akan dilakukan untuk bisa mewujudkan impian dan harapan tersebut. Salah satu usaha yang dilakukan manusia untuk merealisasikan keinginannya adalah dengan berdoa. Pagi, siang, dan malam, manusia selalu memanjatkan doa agar keinginannya dikabulkan oleh Allah SWT.

Doa merupakan suatu permohonan atau permintaan kepada Allah SWT sebagai Tuhan pencipta semesta alam, wujud dari doa ini berupa meminta ampunan, pertolongan, rezeki, keselamatan hidup, dijauhak dari marabahaya, dan lain sebagainya.

Kata doa secara bahasa berasal dari Bahasa Arab yaitu Du’a, yang memiliki arti seruan. Beradasarkan pengertian tersebut, makan doa adalah menyeru, memohon, dan memanggil. Manusia menyerukan keinginannya kepada Allah SWT berharap akan dikabulkan segala permohonannya.

Lebih terperinci, terdapat beberapa pengertian doa menurut beberapa ulama, namun pada dasarnya hanya satu tempat untuk meminta dan berdoa, yaitu kepada Allah SWT. Berikut pengertian doa menurut beberapa ulama:

  • Quraish Shihab

Menurut Quraish Shihab, doa adalah suatu permohonan dari hamba kepada Tuhan-nya agar memperoleh anugerah pemeliharaan serta pertolongan, baik untuk si pemohon maupun pihak lain yang harus lahir dari lubuk hati terdalam, dan disertai dengan ketundukan serta pengagungan kepada Allah SWT.

  • Imam at-Thaibi

Imam at-Thaibi berpendapat bahwa berdoa merupakan memperlihatkan sebuah sikap berserah diri dan merasa membutuhkan Allah SWT, pada dasarnya doa adalah sebuah permohonan kepada Allah SWT dan bentuk sikap dan rasa manusia yang sangat membutuhkan Allah SWT.

  • Syaikh Taqiyuddin Subki

Menurut Syaikh Taqiyuddin , istilah berdoa adalah hal yang secara lebih khusus daripada beribadah, yang memiliki arti barang siapa yang sombong dan tidak mau beribadah, maka ia pasti akan sombong dan tidak mau berdoa kepada Allah SWT.

  • Muhammad Kamil Hasan al-Mahami

Muhammad Kamil Hasan al-Mahami memiliki pandangan dari definisi doa yaitu memohon kepada Allah SWT untuk mendapatkan kebaikan dari Allah SWT.

  • Abdul Halim Mahmud

Menurut Abdul Halim Mahmud, doa memiliki makna keinginan terhadap Allah SWT atas apa yang ada pada-Nya, dari segala kebaikan, serta mengadu kepada-Nya dengan memohon dan meminta sesuatu.

Doa merupakan inti dari ibadah, karena bacaan dalam setiap ibadah dari manusia pasti mengandung doa. Sementara itu, doa yang mustajab adalah doa yang dipanjatkan dari seorang hamba kepada Allah SWT pada waktu mustajab doa akan dikabulkan oleh Allah sesuai dengan permintaan yang diharapkan oleh sang pendoa.

Tujuan dan Manfaat dari Doa

Doa merupakan salah satu bagian dari ibadah, dengan berdoa manusia sebagai umat dari Sang Pencipta berharap agar keinginannya dikabulkan oleh Allah SWT. Tujuan dari doa dalam Islam sangatlah besar maknanya. Hal tersebut dikatakan dalam sebuah hadist yang memiliki arti: “Doa itu adalah otak ibadah”. (HR. Bukhari).

Doa menjadi bagian penting dalam setiap derap langkah usaha manusia untuk mencapai hajat yang diinginkan. Ketika berdoa pada waktu mustajab doa, manusia sejatinya akan mengetahui bahwa Allah yang akan menentukan segala hasil akhir dari usaha yang telah dilakukannya.

Pada dasarnya, orang yang tengah berdoa kepada Allah SWT tujuan utamanya bukan hanya sekadar mengajukan permintaan saja kepada Allah SWT, tujuan utama dari berdoa yakni menyerahkan segala perkara hanya kepada Allah SWT, rela atas ketentuan dan pembagian dari Allah SWT, tidak merasa kurang, dan tidak meminta sesuatu yang bukan menjadi hak dari manusia tersebut.

Berdoa menjadi suatu kebutuhan rohani yang sangat diperlukan oleh manusiadalam kehidupannya. Apalagi jika manusia sedang tertimpa musibah, kepada siapa lagi mereka akan meminta jika bukan kepada Allah SWT. Doa juga menjadi menjadi sarana komunikasi antara hamba dengan Allah SWT.

Doa yang dipanjatkan manusia kepada Allah tak serta merta keluar dari lisannya saja, berbagai doa memiliki tujuan dan keutamaan masing-masing. Berikut adalah tujuan dari berdoa:

  • Supaya selamat dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat

Manusia dalam menjalani kehidupannya tentu mengharapkan keselamatan agar dirinya merasa aman dan terhindar dari marabahaya. Keselamatan yang diharapkan manusia tak hanya di dunia saja, melainkan juga di akhirat. Untuk mendapatkan keselamatan ini, manusia pun berdoa kepada Allah agar selalu dilimpahkan keselamatan di dunia maupun akhirat.

  • Memohon hidup selalu dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT

Hidup akan terasa lebih tenang dan tentram jika mendapat bimbingan dan perlindungan dari Allah SWT. Salah satu tujuan dari berdoa yakni agar dalam hidup selalu dalam bimbingan Allah SWT.

  • Untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT

Segala sesuatu yang kita miliki merupakan anugerah dari Allah SWT. Betapa baiknya Allah SWT, Dia memberi segala sesuatu apa yang manusia butuhkan. Sebagai rasa terima kasih kepada Allah SWT, manusia harus bersyukur atas segala pemberian Allah SWT. Ungkapan syukur ini bisa disalurkan melalui berdoa.

  • Guna meminta perlindungan ALLAH SWT dari setan yang terkutuk

Berbagai godaan terus datang dalam kehidupan manusia yang membuat kehidupan menjadi buruk. Godaan ini datang dari setan yang terkutuk, untuk mengatasinya maka manusia membutuhkan perlindungan dari Allah SWT. Perlindungan ini bisa didapat manusia melalui berdoa. Carilah terlebih dahulu waktu mustajab doa agar mendapatkan manfaat sempurna.

Selain memiliki beberapa tujuan, doa juga mempunyai manfaat luar biasa yang bisa membawa hidup manusia menjadi lebih baik. Dalam Islam, berdoa merupakan hal penting untuk dilakukan setiap hari, bahkan setiap saat. Berikut beberapa manfaat doa dalam Islam:

  • Bentuk ibadah

Ibadah kepada Alllah SWT bermacam-macam bentuknya, seperti sholat, puasa, sholawat nariyah dan mengaji. Salah satu bentuk ibadah lain yaitu doa. Semakin sungguh-sungguh manusia berdoa kepada Allah SWT, maka terbuka lebar pula kesempatan dikabulkan permohonannya oleh Allah SWT.

  • Doa bisa mengubah takdir

Siapa sangka kekuatan doa ternyata sangat luar biasa, dikatakan dalam sebuah hadist shahih bahwa keutamaan doa di dalam Islam yakni dapat mengubah takdir. Tak ada yang tidak mungkin di dunia ini, jika Anda menganggap sesuatu yang mustahil bisa Anda miliki maka berdoalah, InsyaAllah Allah SWT akan mengabulkan doa Anda.

Selain itu, dijelaskan pula dalam Tsauban RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada yang dapat mencegah takdir, kecuali doa. Tidak ada yang dapat menambah umur, kecuali kebaikan. Dan seseorang benar-benar akan dihalangi dari rezeki, disebabkan oleh dosa yang diperbuatnya.” (HR. Al-Hakim).

  • Diberi kekuatan dalam menghadapi musuh

Jika Anda akan menemui seseorang lawan yang memiliki kekuasaan lebih, maka tentunya rasa takut akan berkecamuk dalam diri Anda, untuk mengatasi hal tersebut cobalah berdoa karena doa bisa memberikan kekuatan pada hati Anda supaya bisa lebih berani, pertolongan Allah SWT akan terasa dekat melalu doa.

  • Menghindarkan diri dari murka Allah SWT

Manusia yang jarang dan tak mau berdoa kepada Allah SWT menunjukkan bahwa dia merupakan orang yang sombong dan seolah-olah tidak membutuhkan bantuan dari Allah, hal tersebut akan mendatangkan murka dari Allah SWT. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak meminta pada Allah, maka Allah akan murka padanya.” (HR. Tirmidzi).

  • Memperoleh rahmat dari Allah

Seseorang yang senantiasa mengingat Allah SWT dan selalu berdoa maka kehidupannya akan terasa lebih mudah. Hal tersebut dijelaskan dalam Al-Qurán pada Surat Al-A’raf, ayat 55-56

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ (55) وَلا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ بَعْدَ إِصْلاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ (56)

Arti: “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

  • Mempermudah segala urusan

Dalam kehidupannya,manusia memiliki berbagai macam urusan, dalam menjalankan urusannya tentu manusia mengharapkan diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Agar dimudahkan urusannya, maka manusia harus berikhtiar, sabra, dan ikhlas. Hal lain yang tak kalah penting yakni berdoa. Doa dan usaha harus berjalan seiringan.

  • Menentramkan jiwa

Jika Anda ingin memperoleh ketentraman jiwa dalam kehidupan, maka berdoalah kepada Allah SWT, jagalah sholat serta senantiasa berdzikir pada Allah agar hati semakin damai dan tenang.

  • Mendatangkan pahala

Berdizikir merupakan salah satu bentuk dari doa, berdzikir juga menjadi salah satu amalan baik yang akan mendatangkan pahala bagi manusia.

  • Diangkat derajat manusia di sisi Allah SWT

Melalui doa, derajat manusia di mata Allah SWT bisa terangkat. Jika manusia merasa rendah dan berdoa kepada Allah SWT, niscahya derajatnya kan diangkat. Rahmat dan karunia dari Allah begitu besar bagi hamba-Nya yang mau berdoa dengan sungguh-sungguh.

  • Diampuni dosa-dosa

Semua manusia di dunia ini pasti memiliki dosa-dosa. Sudah sepatutnya dengan adanya dosa yang ditanggung itu manusia harus bertaubat dan berdoa memohon ampunan dari Allah SWT agar dosa-dosanua diampuni.

Adab dalam berdoa

Doa merupakan salah satu media yang bisa mendekatkan manusia dengan Allah SWT. Berdoa menjadi kegiatan yang sangat penting bagi umat Islam, karena berdoa merupakan salah satu cara untuk bisa mencapai tujuan yang diinginkan. Banyak manusia yang memanjatkan doa kepada Allah SWT, namun tidak semua doa itu dikabulkan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan doa seseorang tidak dikabulkan oleh Allah SWT, bisa saja doanya mengandung unsur yang tidak baik, atau adab dalam berdoa tidak dipenuhi oleh sang pemohon. Ada beberapa adab yang harus diperhatikan dalam berdoa, pertama manfaatkan keadaan atau kondisi yang mulia, dengan kata lain carilah waktu mustajab doa sebelum berdoa.

Kedua, ketika berdoa harus menghadap kiblat serta mengangkat tangan seraya memohon kepada Allah SWT. Ketiga rendahkanlah suara ketika berdoa. Keempat tidak menyusahkan diri dengan bersajak atau berkata-kata yang berlebihan dalam berdoa, kelima bertunduklah dan khusyu serta penuh harap dan rasa takut ketika berdoa.

Selanjutnya yaitu ulangilah doa hingga tiga kali, Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa Nabi SAW. apabila berdoa maka dia berdoa hingga tiga kali dan apabila dia meminta maka dia meminta hingga tiga kali.” (HR. Muslim). Lalu yakinlah bahwa doa yang Anda panjatkan akan dikabulkan oleh Allah.

Adab selanjutnya dalam berdoa yaitu awalilah dengan dzikrullah atau menyebut nama Allah SWT, dan jangan langsung meminta, yang terakhir yaitu bertaubatlah, serta sambutlah seruan Allah dengan antusias dan penuh semangat

Waktu Mustajab Doa

waktu mustajab doa

Salah satu adab berdoa yang baik yaitu berdoa pada waktu yang mustajab. Terkadang seseorang berdoa pada waktu yang kurang tepat, sehingga doanya tidak serta merta dikabulkan oleh Allah SWT. Terdapat beberapa waktu-waktu terbaik untuk berdoa, sehingga doa-doa manusia dapat dikabulkan, waktu mustajab doa yaitu:

  • Setelah selesai sholat wajib

Salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah setelah sholat wajib. Setelah sholat ini ada baiknya manusia berdzikir dan berdoa kepada Alllah. Hal itu dipertegas dalam sebuah riwayat:

“Dari abu umamah ra, sesungguhnya Rasulullah saw ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah SWT, beliau menjawab. Di pertengahan malam yang akhir dan setiap selesai shalat fardhu.” (HR. Tirmidzi).

  • Ketika sepertiga malam terakhir

Sepertiga malam terakhir adalah salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Pada saat manusia yang lain terlelap dalam tidurnya Anda justru bisa memanfaatkan momen sepertiga malam terakhir untuk memanjatkan doa sebelum tidur kepada Allah. Di momen ini merupakan waktu yang penuh berkah, hal tersebut tertuang dalam sabda Rasul yang isinya:

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman : “Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.” (H.R. Bukhari, Muslim).

  • Saat malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar menjadi malam yang istimewa bagaikan malam seribu bulan. Pada malam tersebut Al-Qurán telah turun. Pada malam ini, dianjurkan umat Islam memperbanyak doa dan ibadah. Saking istimewanya malam ini, Allah telah menyembunyikan diantara 10 malam terakhir pada bulan Ramadhan, setiap doa pada malam Lailatul Qadar akan dikabulkan.

Berikut ayat penjelasan mengenai waktu mustajab doa merupakan kestimewaan Lailatul Qadar:

لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”(Q.S. AL-Qadr : 3)

تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

Artinya: “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan..”(Q.S. AL-Qadr : 4)

سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ

Artinya: “Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar..”(Q.S. AL-Qadr : 5).

  • Ketika sahur dan berbuka puasa

Ketika Anda berpuasa hendaklah memperbanyak doa, karena doa orang yang berpuasa akan didengar oleh Allah SWT, waktu mustajab doa pada bulan puasa adalah waktu sahur dan berbuka.

  • Diantara adzan dan iqamah

Rasulullah bersabda:  Doa diantara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (H.R. Tirmidzi). Hadist tersebut mempertegas jika salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa yakni waktu jeda diantara adzan dan iqomah.

  • Ketika Adzan berkumandang

Salah satu waktu mustajab doa adalah ketika adzan berkumandang, Rasulullah SAW bersabda: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (H.R. Abu Daud).

  • Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar

Tak banyak yang mengetahui kalau hari Rabu diantara Dzuhur dan Ashar merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa, dalam riwayat disebutkan : “Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Dhuhur dan Ashar.” (H.R. Ahmad).

  • Ketika hari Jumat

Hari Jumat merupakan hari yang penuh berkah dan termasuk waktu mustajab doa, pada hari ini manusia dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan melakukan kebaikan. Hari Jumat juga merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, hal ini dipertegas dalam sabda Rasul:

“Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.” (H.R. Bukhari, Muslim).

  • Di hari Arafah

Hari Arafah jatuh pada 9 Dzulhijah, yang merupakan hari saat wukuf di Arafah. Pada hari ini seluruh umat Muslim dianjurkan untuk berdoa. Ini merupakan salah satu waktu mustajab doa.

  • Ketika berjihad atau berperang di jalan Allah

Berperang di jalan Allah atau berjihad memiliki keistimewaan, salah satunya yakni akan dikabulkan doa-doa orang yang berjihad. Hal itu tertera sebagaimana dalam sabda Rasul: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (H.R. Abu Daud).

  • Ketika dizholimi

Anda jangan semena-mena mendzolimi orang, karena doa orang yang tredzolimi akan langsung didengar oleh Allah SWT.

  • Saat sujud dalam sholat

Sujud dalam sholat menjadi salah satu waktu yang paling mustajab untuk berdoa, Rasululah SAW bersabda: “Seorang hamba yang berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (H.R. Muslim).

  • Ketika turun hujan

Hujan merupakan salah satu rahmat dari Allah SWT, oleh karena itu di waktu ini merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Hal ini tertuang dalam sebuah hadist: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.” (H.R Al-Hakim).

Keutamaan Doa dalam Islam yang Paling Mustajab

Doa merupakan hal penting yang harus dilakukan umat Islam di seluruh dunia untuk bisa mendekatkan diri dengan Allah SWT. Doa memiliki beberapa keutamaan penting yang harus Anda ketahui. Pada dasarnya segala sesuatu yang baik pasti memiliki keutamaan.

Keutamaan doa dalam Islam yang paling mustajab yakni sebagai pengenalan terhadap Allah SWT yang maha Baik, sebagai peredam murka Allah SWT, bentuk tawakkal dari umat kepada Allah SWT, sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, dengan doa juga bisa menolak takdir dari Allah SWT.

Selain itu, keutamaan doa dalam Islam yakni sebagai ibadah yang paling mulia, dapat menghindarkan dari bencana, menenangkan hati, pelebur rasa keputus asaan, dapat menjadikan rasa malu terhadap Allah SWT. Doa juga bisa memperlihatkan keagungan Allah SWT, meningkatkan ketaqwaan manusia, serta mencari kebaikan.

Agar doa-doa yang Anda panjatkan didengar oleh Allah, ada baiknya mengikuti adab dan waktu mustajab doa yang telah disebutkan diatas. Insya Allah doa-doa yang Anda sampaikan akan didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT, tentu saja tak cukup dengan hanya berdoa, namun juga harus dibarengi dengan usaha yang keras untuk menyempurnakan ikhtiar kita, selanjutnya setelah berusaha dan berdoa maksimal pada Allah, serahkanlah semua pada Allah SWT, karena Allah akan memberi yang terbaik buat Anda.

Sekian pembahasan Waktu Mustajab Doa, silahkan disebarluaskan, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

Ayo bergabung dengan komunitas pondokislam.com dan dapatkan MP3 Al-Quran 30 Juz yang menyejukkan hati.